Hidayat: Taufiq Hadir Bukti Tak Ada Dikotomi Nasionalis-Relijius
Selasa, 26/08/2008 18:32 WIB
(Foto: Arifin A/detikcom)
Terkait
Jakarta
Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDIP Taufiq Kiemas hadir sebagai pembicara dalam dialog kebangsaan yang diselenggarakan PKS. Kedatangan suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tersebut dianggap sebagai upaya pendekatan antara partai nasionalis dan partai agamis.
Namun anggapan itu dibantah mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. Menurut dia, kedatangan Taufiq sebagai bukti tidak adanya pembedaan (dikotomi) antara partai nasionalis dan relijius.
"Saya kira babnya bukan merapat untuk Pemilu 2009. Jadi ini bukti tidak ada lagi dikotomi yang menajam antara nasionalis dan Islamis," ujar Hidayat usai menjadi narasumber dalam dialog kebangsaan yang diselenggarakan PKS di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (26/8/2008).
Hidayat kembali menegaskan, sudah tidak zamannya lagi mendikotomikan antara partai nasionalis dan agama. Partai harus lebih fokus untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan partainya sendiri-sendiri.
"Saya harap bangsa tidak harus disibukkan dengan dikotomi yang tidak relevan. Parpol harus berlomba ke depan tidak lagi dilihat ideologinya, tapi apa yang diperbuat bagi bangsa karena kita tidak ingin pemilu yang menghasilkan sesuatu yang pilu," ujar pria bergelar doktor dari Universitas Madinah Arab Saudi ini.
Ia menambahkan, para politisi harus bisa berkomunikasi dengan baik, baik dengan konstituennya maupun dengan politisi lain. Ini dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan pendidikan politik yang baik.
Tak Mau Tanggapi Survei
Menanggapi banyaknya survei yang memposisikan Hidayat paling layak menjadi cawapres pada Pemilu 2009, Hidayat tidak mau menaggapinya. Dia lebih menyikapinya secara proporsional.
"Umumnya tidak ada larangan survei, itu survei saja. Itu bukan hasil yang riil sehingga tak perlu disikapi berlebihan. Proporsional saja," ujar dia. (anw/asy)
Namun anggapan itu dibantah mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. Menurut dia, kedatangan Taufiq sebagai bukti tidak adanya pembedaan (dikotomi) antara partai nasionalis dan relijius.
"Saya kira babnya bukan merapat untuk Pemilu 2009. Jadi ini bukti tidak ada lagi dikotomi yang menajam antara nasionalis dan Islamis," ujar Hidayat usai menjadi narasumber dalam dialog kebangsaan yang diselenggarakan PKS di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (26/8/2008).
Hidayat kembali menegaskan, sudah tidak zamannya lagi mendikotomikan antara partai nasionalis dan agama. Partai harus lebih fokus untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan partainya sendiri-sendiri.
"Saya harap bangsa tidak harus disibukkan dengan dikotomi yang tidak relevan. Parpol harus berlomba ke depan tidak lagi dilihat ideologinya, tapi apa yang diperbuat bagi bangsa karena kita tidak ingin pemilu yang menghasilkan sesuatu yang pilu," ujar pria bergelar doktor dari Universitas Madinah Arab Saudi ini.
Ia menambahkan, para politisi harus bisa berkomunikasi dengan baik, baik dengan konstituennya maupun dengan politisi lain. Ini dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan pendidikan politik yang baik.
Tak Mau Tanggapi Survei
Menanggapi banyaknya survei yang memposisikan Hidayat paling layak menjadi cawapres pada Pemilu 2009, Hidayat tidak mau menaggapinya. Dia lebih menyikapinya secara proporsional.
"Umumnya tidak ada larangan survei, itu survei saja. Itu bukan hasil yang riil sehingga tak perlu disikapi berlebihan. Proporsional saja," ujar dia. (anw/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
