PDIP Tak Caleg-kan Lagi Agus Condro
Sabtu, 23/08/2008 13:36 WIB
Semarang
PDIP menganggap Agus Condro salah karena menerima aliran dana BI. Partai berlambang banteng mencereng itu akhirnya tak mencalonkannya lagi sebagai anggota legislatif.
Sekjen DPP PDIP, Pramono Anung, mengungkapkan, setelah diperiksa, PDIP berkesimpulan Agus Condro bersalah. Tindakan Agus dianggap keluar dari garis kebijakan partai.
"Sebetulnya, sejak awal, PDIP mendukung Miranda (Goeltom) sebagai Deputi Senior Gubernur BI. Kalau ada yang memanfaatkan kebijakan itu, ya berarti bersalah. Soalnya, ada atau tidak dana, kita dukung Miranda," paparnya disela-sela pelantikan gubernur-wagub Jateng di Kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (23/8/2008).
Selain tidak mencaleg-kan lagi, PDIP juga menganulir keanggotaan Agus Condro di partai. Hal itu diambil untuk dijadikan pelajaran berharga bagi kader-kader PDIP lain.
Pramono menjelaskan, pihaknya menjunjung tinggi proses hukum yang sedang berlangsung. Namun PDIP tak segan menindak kader yang bertindak sebagaimana Agus Condro terutama terkait dana-dana ilegal.
Mengenai anggota FPDIP lain yang diduga menerima aliran dana BI, Pramono yakin pengakuan Agus Condro salah. "Beberapa nama yang disebut, ternyata tidak menerima (aliran dana BI)," ungkapnya.
Pernyataan Pramono ini bertentangan dengan apa yang disampaikan Ketua PDIP Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu.Tjahjo mengatakan, Agus tetap dicalonkan sebagai caleg. Hal ini dilakukan karena PIDP menjunjung azas praduga tak bersalah. (try/djo)
Sekjen DPP PDIP, Pramono Anung, mengungkapkan, setelah diperiksa, PDIP berkesimpulan Agus Condro bersalah. Tindakan Agus dianggap keluar dari garis kebijakan partai.
"Sebetulnya, sejak awal, PDIP mendukung Miranda (Goeltom) sebagai Deputi Senior Gubernur BI. Kalau ada yang memanfaatkan kebijakan itu, ya berarti bersalah. Soalnya, ada atau tidak dana, kita dukung Miranda," paparnya disela-sela pelantikan gubernur-wagub Jateng di Kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (23/8/2008).
Selain tidak mencaleg-kan lagi, PDIP juga menganulir keanggotaan Agus Condro di partai. Hal itu diambil untuk dijadikan pelajaran berharga bagi kader-kader PDIP lain.
Pramono menjelaskan, pihaknya menjunjung tinggi proses hukum yang sedang berlangsung. Namun PDIP tak segan menindak kader yang bertindak sebagaimana Agus Condro terutama terkait dana-dana ilegal.
Mengenai anggota FPDIP lain yang diduga menerima aliran dana BI, Pramono yakin pengakuan Agus Condro salah. "Beberapa nama yang disebut, ternyata tidak menerima (aliran dana BI)," ungkapnya.
Pernyataan Pramono ini bertentangan dengan apa yang disampaikan Ketua PDIP Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu.Tjahjo mengatakan, Agus tetap dicalonkan sebagai caleg. Hal ini dilakukan karena PIDP menjunjung azas praduga tak bersalah. (try/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:42 WIB
Nasir Djamil Usul Lady Gaga Tampil dengan Busana Daerah
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Promotor Lady Gaga Datangi Ruangan Kapolda Metro Jaya
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
