Rabu, 20/08/2008 22:26 WIB

Laporan dari Brussel

Baju Adat Lampung Dijahit Marthe Coeckelenbergh foto

Eddi Santosa - detikNews
Manneken Pis Busana Lampung(E.Santosa/detikcom)
Brussel - Seperti apa busana adat Lampung dan asesorisnya? Semua itu bakal dengan mudah bisa dilihat di Brussels City Museum, Kerajaan Belgia, tempat yang banyak dikunjungi pelancong dunia.

Nama Lampung ikut terkerek ke panggung internasional setelah busana adat daerah itu dipakai Manneken Pis, (18-19/8/2008). Setelah selama dua hari menjadi pusat perhatian para pelancong, pakaian adat Lampung itu selanjutnya dikenakan pada patung replika Manneken Pis, yang disimpan di dalam Brussels City Museum.

Busana adat daerah Lampung ini merupakan koleksi ke-809 yang tersimpan di museum itu, melengkapi beragam busana dari berbagai daerah termashur di dunia, pemimpin berpengaruh kelas dunia hingga superbintang pop Elvis Presley yang pernah dipakai Manneken Pis.

"Orang yang menjahitkan busana adat Lampung untuk Manneken Pis itu adalah Marthe Coeckelenbergh, warga negara Belgia," tutur Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Brussel PLE Priatna kepada detikcom di sela-sela seremoni penyerahan di ruang Maximillian, Balaikota Brussel, Senin (18/8/2008).

Menurut Priatna, Coeckelenbergh adalah anggota Friends of Manneken Pis. "Dia merasa sangat terharu dan bangga bahwa dialah yang beruntung menjahitkan pakaian bersejarah ini," tambahnya.

Manneken Pis berbusana Indonesia dari daerah Lampung terwujud berkat prakarsa KBRI Brussel bekerjasama dengan Depbudpar dan Bupati Tulang Bawang, Abdurahman Sarbini yang membantu menyediakan busana adat Lampung tersebut.

Busana adat Lampung itu selanjutnya menjadi koleksi Brussels City Museum yang akan menjadi obyek kekaguman para pelancong di Brussel, sejajar dengan baju Samurai dari Jepang, Lawrence of Arabia, Nelson Mandela, hingga baju tokoh Obelix.
(es/es)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%