Antony: BI Usul Kucurkan Dana, Bukan DPR yang Minta
Rabu, 20/08/2008 22:00 WIB
Jakarta
Aliran dana miliaran rupiah dari Bank Indonesia mengalir ke sejumlah anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 dan sejumlah jaksa. Mantan anggota Komisi IX DPR, Antony Zeidra Abidin menyebut kucuran dana itu bukan kemauan DPR, namun usul Bank Indonesia.
"Saya ingin menegaskan secara terbuka dan di bawah sumpah, bahwa penerimaan uang oleh Komisi IX DPR periode 1999-2004 bukanlah inisiatif DPR. Akan tetapi pada awalnya merupakan ide dan usaha pihak BI untuk mendapatkan dana demi membiayai proses hukum petinggi BI melalui RDG (rapat dewan gubernur) 24 April 2003," kata Antony.
Antony membacakan pernyataan tertulisnya saat menyampaikan kesaksian pada sidang kasus aliran dana BI dengan terdakwa Burhanuddin Abdullah di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
Menurut Antony, pada RDG tersebut keluar keputusan untuk menyediakan uang masing-masing sebesar Rp 5 miliar. Uang itu diberikan untuk bantuan hukum eks Gubernur BI Soedradjad Djiwandono dan eks Deputi Gubernur Iwan Prawiranata. Tujuannya, agar kedua mantan petinggi BI yang berstatus tersangka itu tidak ditahan.
Antony kembali membantah keterlibatan dirinya dalam kasus aliran dana BI dan mengkhawatirkan dirinya akan dijadikan korban konspirasi tingkat tinggi.
Dia pun membantah keterangan Rusli Simanjuntak dan Asnar Ashari yang menyebut Antony telah menerima uang sebanyak 3 kali di rumah Antony pada 2 Juli 2003.
"Rumah itu belum saya tempati karena belum ada serah terima. Rumah tersebut baru serah terima setelah saya mendapat kredit dari Bank tanggal 8 Juli 2003," kilahnya. (mok/fiq)
"Saya ingin menegaskan secara terbuka dan di bawah sumpah, bahwa penerimaan uang oleh Komisi IX DPR periode 1999-2004 bukanlah inisiatif DPR. Akan tetapi pada awalnya merupakan ide dan usaha pihak BI untuk mendapatkan dana demi membiayai proses hukum petinggi BI melalui RDG (rapat dewan gubernur) 24 April 2003," kata Antony.
Antony membacakan pernyataan tertulisnya saat menyampaikan kesaksian pada sidang kasus aliran dana BI dengan terdakwa Burhanuddin Abdullah di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
Menurut Antony, pada RDG tersebut keluar keputusan untuk menyediakan uang masing-masing sebesar Rp 5 miliar. Uang itu diberikan untuk bantuan hukum eks Gubernur BI Soedradjad Djiwandono dan eks Deputi Gubernur Iwan Prawiranata. Tujuannya, agar kedua mantan petinggi BI yang berstatus tersangka itu tidak ditahan.
Antony kembali membantah keterlibatan dirinya dalam kasus aliran dana BI dan mengkhawatirkan dirinya akan dijadikan korban konspirasi tingkat tinggi.
Dia pun membantah keterangan Rusli Simanjuntak dan Asnar Ashari yang menyebut Antony telah menerima uang sebanyak 3 kali di rumah Antony pada 2 Juli 2003.
"Rumah itu belum saya tempati karena belum ada serah terima. Rumah tersebut baru serah terima setelah saya mendapat kredit dari Bank tanggal 8 Juli 2003," kilahnya. (mok/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
