Aliran Dana BI
Antony Mengaku Diperas Baharuddin Aritonang
Rabu, 20/08/2008 20:21 WIB
Jakarta
Kejutan dari kasus aliran dana BI belum berakhir. Kini, Antony Zeidra Abidin mengaku telah diperas rekannya sesama Komisi IX DPR, Baharuddin Aritonang dan Abdullah Zaini, yang kini menjadi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Antony menguak hal ini dalam kesaksiannya pada sidang kasus aliran dana BI dengan terdakwa Burhanuddin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
"Teman-teman di BPK mantan anggota Komisi IX banyak yang berpikir saya mendapat uang sebanyak itu (Rp 31,5 miliar). Salah satunya ada yang memeras saya," kata Antony.
"Sebut saja sekarang, siapa?", tanya ketua majelis hakim Gusrizal.
"Baharuddin Aritonang memeras saya," ujar Antony dengan tenang.
"Dia (Baharuddin) minta Rp 500 juta," imbuhnya.
Selain menyebut Baharuddin, Antony juga menyebut satu rekannya sesama anggota Komisi IX DPR RI periode 1999-2004 yang juga menjabat Wakil Ketua BPK yaitu Abdullah Zaini.
"Intinya, mereka (Baharuddin dan Abdullah) berfikir kalau saya telah mendapat duit sebanyak ini, kenapa harus dimakan sendiri," jelas Antony.
Menurut Antony, dia dan Baharuddin bertemu di salah satu restoran di Gedung Summit Mas di Jl Sudirman. Antony menyebut pertemuan itu juga dihadiri Hamka Yandhu.
Namun, saat dimintai keterangan oleh majelis hakim, Hamka yang juga menjadi saksi membantahnya.
"Tidak benar," kilah Hamka.
(fiq/gah)
Antony menguak hal ini dalam kesaksiannya pada sidang kasus aliran dana BI dengan terdakwa Burhanuddin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
"Teman-teman di BPK mantan anggota Komisi IX banyak yang berpikir saya mendapat uang sebanyak itu (Rp 31,5 miliar). Salah satunya ada yang memeras saya," kata Antony.
"Sebut saja sekarang, siapa?", tanya ketua majelis hakim Gusrizal.
"Baharuddin Aritonang memeras saya," ujar Antony dengan tenang.
"Dia (Baharuddin) minta Rp 500 juta," imbuhnya.
Selain menyebut Baharuddin, Antony juga menyebut satu rekannya sesama anggota Komisi IX DPR RI periode 1999-2004 yang juga menjabat Wakil Ketua BPK yaitu Abdullah Zaini.
"Intinya, mereka (Baharuddin dan Abdullah) berfikir kalau saya telah mendapat duit sebanyak ini, kenapa harus dimakan sendiri," jelas Antony.
Menurut Antony, dia dan Baharuddin bertemu di salah satu restoran di Gedung Summit Mas di Jl Sudirman. Antony menyebut pertemuan itu juga dihadiri Hamka Yandhu.
Namun, saat dimintai keterangan oleh majelis hakim, Hamka yang juga menjadi saksi membantahnya.
"Tidak benar," kilah Hamka.
(fiq/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
