Terinspirasi Mimpi, Zaenal Ma'arif Jadi Caleg Partai Demokrat
Rabu, 20/08/2008 10:54 WIB
Jakarta
Jangan sepelekan mimpi. Karena mimpi pula Zaenal Ma'arif memilih banting setir ke Partai Demokrat (PD).
Kabar ini jelas mengejutkan sebab sebelumnya mantan politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) ini akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PPP.
Di PD, partai yang dilahirkan oleh SBY, Zaenal diusung sebagai caleg melalui daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V.
Zaenal Ma'arif mengaku keputusannya untuk pindah kendaraan politik diputuskan baru seminggu yang lalu. Sebelumnya, dia mengakui memang akan maju menjadi caleg dari PPP di dapil yang sama.
Dia juga telah menyerahkan berkas-berkas pencalegan kepada PPP melalui tokoh PPP Solo Mudrick Sangidu. Tapi setelah pendaftaran itu, dia kemudian mempertimbangkan dan akhirnya memutuskan untuk tidak maju sebagai calon anggota DPR.
"Setelah saya memutuskan tidak menjadi caleg dari partai mana pun, seminggu yang lalu saya bermimpi saya berada di belakang SBY. Dalam mimpi itu juga, terlihat almarhum ibu saya yang saya cintai tersenyum dan melambai-lambaikan tangannya dan di belakangnya ada banyak orang," kata Zaenal pada detikcom lewat telepon, Rabu (20/8/2008).
Atas mimpi itu, Zaenal menafsirkan bahwa dirinya harus mendukung SBY untuk menjadi presiden pada Pemilu 2009.
"Saya menafsirkan seperti ini, karena dulu saya juga bermimpi ketika saya berperkara dengan SBY. Ibu saya tampak sedih dan marah," kata mantan Wakil Ketua DPR yang dilengserkan oleh PBR ini.
Setelah itu Zaenal menghubungi Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dia menjelaskan tentang mimpinya dan keputusan yang diambil untuk mendukung SBY sebagai presiden mendatang.
"Anas bertanya pada saya apakah saya memiliki berkas-berkas pencalegan. Kalau memang ada, kirim saja ke Partai Demokrat," kata Zaenal mengutip Anas.
Akhirnya, Zaenal yang pernah berperkara dnegan SBY di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu menyerahkan berkas-berkas pencalegannya kepada PD.
Pada Selasa kemarin, Zaenal diberitahu oleh para pimpinan PD bahwa nama dia sudah masuk sebagai caleg dari dapil Jateng V. Nama dia juga dipastikan sudah didaftarkan di KPU tadi malam.
Saat ditanya dapat nomor caleg berapa, Zaenal mengaku nomor urut tidaklah penting. "Saya tidak terlalu memusingkan nomor urut. Jadi atau tidak (sebagai anggota DPR), juga tidak masalah. Yang penting masyarakat tahu bahwa antara saya dan SBY tidak ada masalah lagi. Dan ini sesuai dengan ruh Islam," beber pria yang sebelum menjadi politisi berkarier sebagai pengacara ini. (nrl/iy)
Kabar ini jelas mengejutkan sebab sebelumnya mantan politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) ini akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PPP.
Di PD, partai yang dilahirkan oleh SBY, Zaenal diusung sebagai caleg melalui daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V.
Zaenal Ma'arif mengaku keputusannya untuk pindah kendaraan politik diputuskan baru seminggu yang lalu. Sebelumnya, dia mengakui memang akan maju menjadi caleg dari PPP di dapil yang sama.
Dia juga telah menyerahkan berkas-berkas pencalegan kepada PPP melalui tokoh PPP Solo Mudrick Sangidu. Tapi setelah pendaftaran itu, dia kemudian mempertimbangkan dan akhirnya memutuskan untuk tidak maju sebagai calon anggota DPR.
"Setelah saya memutuskan tidak menjadi caleg dari partai mana pun, seminggu yang lalu saya bermimpi saya berada di belakang SBY. Dalam mimpi itu juga, terlihat almarhum ibu saya yang saya cintai tersenyum dan melambai-lambaikan tangannya dan di belakangnya ada banyak orang," kata Zaenal pada detikcom lewat telepon, Rabu (20/8/2008).
Atas mimpi itu, Zaenal menafsirkan bahwa dirinya harus mendukung SBY untuk menjadi presiden pada Pemilu 2009.
"Saya menafsirkan seperti ini, karena dulu saya juga bermimpi ketika saya berperkara dengan SBY. Ibu saya tampak sedih dan marah," kata mantan Wakil Ketua DPR yang dilengserkan oleh PBR ini.
Setelah itu Zaenal menghubungi Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dia menjelaskan tentang mimpinya dan keputusan yang diambil untuk mendukung SBY sebagai presiden mendatang.
"Anas bertanya pada saya apakah saya memiliki berkas-berkas pencalegan. Kalau memang ada, kirim saja ke Partai Demokrat," kata Zaenal mengutip Anas.
Akhirnya, Zaenal yang pernah berperkara dnegan SBY di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu menyerahkan berkas-berkas pencalegannya kepada PD.
Pada Selasa kemarin, Zaenal diberitahu oleh para pimpinan PD bahwa nama dia sudah masuk sebagai caleg dari dapil Jateng V. Nama dia juga dipastikan sudah didaftarkan di KPU tadi malam.
Saat ditanya dapat nomor caleg berapa, Zaenal mengaku nomor urut tidaklah penting. "Saya tidak terlalu memusingkan nomor urut. Jadi atau tidak (sebagai anggota DPR), juga tidak masalah. Yang penting masyarakat tahu bahwa antara saya dan SBY tidak ada masalah lagi. Dan ini sesuai dengan ruh Islam," beber pria yang sebelum menjadi politisi berkarier sebagai pengacara ini. (nrl/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Raut Muka Datar Keluarga Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Happened
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
