Diperiksa 4 Jam
Rizal Ramli Tuding Dijegal Sebagai Capres
Selasa, 19/08/2008 16:04 WIB
Jakarta
Rizal Ramli menuduh pemerintah menjegalnya. Pemeriksaannya oleh penyidik Mabes Polri adalah upaya untuk mencegah dirinya sebagai capres pada Pemilu 2009. Ekonom ini diperiksa penyidik selama 4 jam terkait demo yang berakhir anarkis pada 24 Juni lalu.
"Sebetulnya kan menarik pada saat kami ingin melakukan deklarasi kesediaan kami untuk memimpin perubahan pada hari Kamis tanggal 14 Agustus pukul 10. Pada saat yang sama kami menerima undangan untuk hadir di Mabes Polri. Kok bisa jam sama tanggalnya pas banget pada saat kami melakukan deklarasi," ujarnya kepada para wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo 3, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2008).
Rizal menegaskan bahwa pemanggilan ini tidak akan menghambat rencananya untuk maju dalam Pilpres 2009.
"Kalau Saudara-saudara semua mendukung pasti terjadi perubahan di Indonesia," kata dia.
Kritik SBY
Rizal Ramli juga menyebut pemeriksaan dirinya merupakan upaya untuk membungkam kritik terhadap SBY.
"Proses pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya untuk membungkam supaya tidak ada lagi kritik terhadap Presiden SBY," ujar Rizal.
Rizal membantah bahwa Komite Bangkit Indonesia (KBI) berada di balik aksi mahasiswa 24 Juni lalu. "Satu-satunya kegiatan unjuk rasa yang kami hadiri yaitu dalam rangka 100 tahun Kebangkitan Nasional yang diadakan di depan Hotel Indonesia dan berlanjut sampai di depan Istana," ujarnya.
Rizal juga menyangkal adanya kucuran dana sebesar Rp 500 juta dari KBI kepada mahasiswa. "Kalau itu tidak benar dan tidak ada hubungannya," pungkasnya.
(ddt/nrl)
"Sebetulnya kan menarik pada saat kami ingin melakukan deklarasi kesediaan kami untuk memimpin perubahan pada hari Kamis tanggal 14 Agustus pukul 10. Pada saat yang sama kami menerima undangan untuk hadir di Mabes Polri. Kok bisa jam sama tanggalnya pas banget pada saat kami melakukan deklarasi," ujarnya kepada para wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo 3, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2008).
Rizal menegaskan bahwa pemanggilan ini tidak akan menghambat rencananya untuk maju dalam Pilpres 2009.
"Kalau Saudara-saudara semua mendukung pasti terjadi perubahan di Indonesia," kata dia.
Kritik SBY
Rizal Ramli juga menyebut pemeriksaan dirinya merupakan upaya untuk membungkam kritik terhadap SBY.
"Proses pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya untuk membungkam supaya tidak ada lagi kritik terhadap Presiden SBY," ujar Rizal.
Rizal membantah bahwa Komite Bangkit Indonesia (KBI) berada di balik aksi mahasiswa 24 Juni lalu. "Satu-satunya kegiatan unjuk rasa yang kami hadiri yaitu dalam rangka 100 tahun Kebangkitan Nasional yang diadakan di depan Hotel Indonesia dan berlanjut sampai di depan Istana," ujarnya.
Rizal juga menyangkal adanya kucuran dana sebesar Rp 500 juta dari KBI kepada mahasiswa. "Kalau itu tidak benar dan tidak ada hubungannya," pungkasnya.
(ddt/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Raut Muka Datar Keluarga Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Happened
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
