25 Frames Hentikan Penayangan Iklan SB-Suster Apung
Sabtu, 16/08/2008 01:01 WIB
Jakarta
Meski sudah membantah ada penipuan terhadap Suster Hj Rabiah alias Suster Apung, pihak pembuat seri iklan Soetrisno Bachir (SB), 25 Frames, meminta maaf. 25 Frames siap dan senang hati akan menghentikan penayangan iklan yang melibatkan Suster Apung.
"Jujur, saya dan teman-teman yang terlibat ikut menyesal bahwa niat baik kami berujung kepada kesulitan bagi Suster Hj. Andi Rabiah. Namun kami lebih menyesalkan bila ada pihak-pihak lain yang menggunakan Suster Hj. Andi Rabiah sebagai ‘vehicle’ dalam berpolitik," kata Ipang Wahid, konsultan komunikasi Soetrisno Bachir yang juga sutradara iklan 25 Frames Production, dalam rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (15/8/2008).
"Kami berharap biarlah Suster Hj. Andi Rabiah kembali ke 'kehidupan nyata'-nya. Seandainya iklan televisi versi Suster Hj. Andi Rabiah dirasa menyulitkan dirinya, kami mohon maaf dan akan dengan senang hati kami hentikan penayangannya," sambung Ipang.
Menurut Ipang, tidak ada maksud 25 Frames, sebagai pembuat konsep dan iklan Soetrisno Bachir tersebut, untuk membawa Suster Hj Rabiah ke ranah politik, apalagi menjadikannya komoditas politik. "Semua semata agar para pemirsa televisi dapat meneladani kisah nyata suster Hj Andi Rabiah yang jelas sangat berguna bagi kita semua," jelas Ipang.
Ipang menjelaskan seri iklan Soetrisno Bachir (SB) yang dibuatnya memaparkan 'turunan' dari seri sebelumnya, Hidup adalah Perbuatan. Di 3 iklan kali ini, versi 'Firman', 'Stefano' dan 'Suster Apung', pihaknya melakukan pendekatan 'sharing knowledge' dengan menggunakan momentum Hari Kemerdekaan. Pendekatan yang tergolong baru dalam dunia perpolitikan Indonesia ini didasari konsep 'menebar kebaikan' seluas-luasnya.
Melalui iklan televisi ini, beragam kisah keberhasilan tokoh maupun komunitas, dipaparkan. Dalam versi 'Firman' sebagai anak muda yang sukses dengan 500 waralaba dalam 2 tahun, ditonjolkan semangat kemandirian dan berwirausaha. Dalam versi 'Stefano' yang adalah juara olimpiade matematika, ditonjolkan kegigihan dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa di dunia. Sementara dalam versi 'Suster Apung', yang adalah relawan kemanusiaan yang mengarungi lautan demi menolong orang lain yang sakit, ditonjolkan semangat kepedulian terhadap orang lain yang begitu gigih dan tak mengenal lelah.
"Tujuan akhirnya jelas, agar dapat menjadi inspirasi bagi yang menonton dan dapat diteladani. Agar muncul Stefano-Stefano, Firman-Firman, dan Rabiah-Rabiah yang lain di Indonesia. Sebuah tujuan yang siapapun pasti akan menganggapnya mulia," jelas Ipang. (asy/asy)
"Jujur, saya dan teman-teman yang terlibat ikut menyesal bahwa niat baik kami berujung kepada kesulitan bagi Suster Hj. Andi Rabiah. Namun kami lebih menyesalkan bila ada pihak-pihak lain yang menggunakan Suster Hj. Andi Rabiah sebagai ‘vehicle’ dalam berpolitik," kata Ipang Wahid, konsultan komunikasi Soetrisno Bachir yang juga sutradara iklan 25 Frames Production, dalam rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (15/8/2008).
"Kami berharap biarlah Suster Hj. Andi Rabiah kembali ke 'kehidupan nyata'-nya. Seandainya iklan televisi versi Suster Hj. Andi Rabiah dirasa menyulitkan dirinya, kami mohon maaf dan akan dengan senang hati kami hentikan penayangannya," sambung Ipang.
Menurut Ipang, tidak ada maksud 25 Frames, sebagai pembuat konsep dan iklan Soetrisno Bachir tersebut, untuk membawa Suster Hj Rabiah ke ranah politik, apalagi menjadikannya komoditas politik. "Semua semata agar para pemirsa televisi dapat meneladani kisah nyata suster Hj Andi Rabiah yang jelas sangat berguna bagi kita semua," jelas Ipang.
Ipang menjelaskan seri iklan Soetrisno Bachir (SB) yang dibuatnya memaparkan 'turunan' dari seri sebelumnya, Hidup adalah Perbuatan. Di 3 iklan kali ini, versi 'Firman', 'Stefano' dan 'Suster Apung', pihaknya melakukan pendekatan 'sharing knowledge' dengan menggunakan momentum Hari Kemerdekaan. Pendekatan yang tergolong baru dalam dunia perpolitikan Indonesia ini didasari konsep 'menebar kebaikan' seluas-luasnya.
Melalui iklan televisi ini, beragam kisah keberhasilan tokoh maupun komunitas, dipaparkan. Dalam versi 'Firman' sebagai anak muda yang sukses dengan 500 waralaba dalam 2 tahun, ditonjolkan semangat kemandirian dan berwirausaha. Dalam versi 'Stefano' yang adalah juara olimpiade matematika, ditonjolkan kegigihan dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa di dunia. Sementara dalam versi 'Suster Apung', yang adalah relawan kemanusiaan yang mengarungi lautan demi menolong orang lain yang sakit, ditonjolkan semangat kepedulian terhadap orang lain yang begitu gigih dan tak mengenal lelah.
"Tujuan akhirnya jelas, agar dapat menjadi inspirasi bagi yang menonton dan dapat diteladani. Agar muncul Stefano-Stefano, Firman-Firman, dan Rabiah-Rabiah yang lain di Indonesia. Sebuah tujuan yang siapapun pasti akan menganggapnya mulia," jelas Ipang. (asy/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
