'Suster Apung' Mengira Syuting untuk Iklan Layanan Masyarakat
Jumat, 15/08/2008 16:53 WIB
Hj Rabiah & Andi Arfan (detikcom)
Jakarta
Hj Rabiah yang populer sebagai 'Suster Apung' tidak pernah tahu kisah hidupnya dijadikan iklan politik Soetrisno Bachir (SB). Sebelumnya, rumah produksi 25frame menyebut Rabiah akan muncul dalam sebuah kompilasi dokumenter untuk iklan layanan masyarakat.
Sebelum dilakukan shooting, Andi Arfan Sabran, sutradara film dokumenter yang melambungkan kisah hidup Hj Rabiah dalam film 'Suster Apung' sempat dikontak 25frame, rumah produksi pembuat iklan politik SB.
Kepada Arfan, 25frame meminta nomor kontak Hj Rabiah untuk membuat kompilasi dokumenter.
"Karena dibilang untuk karya dokumenter, ya saya tidak menghalangi. Saya memberi nomor Ibu Rabiah dan mereka berurusan langsung dengan Ibu Rabiah," kata Arfan dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (15/8/2008).
Saat itu, lanjut Arfan, Rabiah hanya mengetahui dirinya diminta shooting untuk iklan layanan masyarakat. Untuk shooting yang berlangsung pada 12-16 Juli 2008 ini, Rabiah dibayar Rp 4 juta.
"Ibu Rabiah menandatangani surat pernyataan namun tidak diberi kopinya," kata Arfan.
Sutradara kelahiran Makassar 26 tahun lalu ini menyesalkan cara-cara pihak SB yang dinilainya tidak fair.
"Tolong direnungkan etikanya. Ibu Rabiah ini buta soal politik, bukan bagian dari politik. Jangan dimanfaatkan untuk mencari dukungan," ujarnya.
Tidak Menuntut
Meski demikian, Arfan mengaku dirinya tidak akan mempermasalahkan soal ini secara hukum. Arfan yang bergiat di organisasi film dokumenter InDocs menyatakan dirinya hanya meminta para politisi menjunjung etika.
"Saya hanya pekerja film. Saya bukan bagian dari bisnis, parpol, atau apapun. Proyek-proyek film saya juga tidak ada kaitannya dengan politik. Itu sebabnya, kami tidak menuntut apapun. Ini hanyalah tanggung jawab moril sebagai pembuat film," ujarnya.
Bagi Arfan, apa yang dia lakukan bertujuan sebagai pembelajaran politik kepada masyarakat di Indonesia. Dia berharap para politisi menjunjung etika politik dan demokrasi.
"Dengan cara tidak memanfaatkan Ibu Rabiah yang mengabdi untuk kemanusiaan tetapi lugu politik, demi popularitas untuk mencari dukungan politik," tandasnya. (fiq/iy)
Sebelum dilakukan shooting, Andi Arfan Sabran, sutradara film dokumenter yang melambungkan kisah hidup Hj Rabiah dalam film 'Suster Apung' sempat dikontak 25frame, rumah produksi pembuat iklan politik SB.
Kepada Arfan, 25frame meminta nomor kontak Hj Rabiah untuk membuat kompilasi dokumenter.
"Karena dibilang untuk karya dokumenter, ya saya tidak menghalangi. Saya memberi nomor Ibu Rabiah dan mereka berurusan langsung dengan Ibu Rabiah," kata Arfan dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (15/8/2008).
Saat itu, lanjut Arfan, Rabiah hanya mengetahui dirinya diminta shooting untuk iklan layanan masyarakat. Untuk shooting yang berlangsung pada 12-16 Juli 2008 ini, Rabiah dibayar Rp 4 juta.
"Ibu Rabiah menandatangani surat pernyataan namun tidak diberi kopinya," kata Arfan.
Sutradara kelahiran Makassar 26 tahun lalu ini menyesalkan cara-cara pihak SB yang dinilainya tidak fair.
"Tolong direnungkan etikanya. Ibu Rabiah ini buta soal politik, bukan bagian dari politik. Jangan dimanfaatkan untuk mencari dukungan," ujarnya.
Tidak Menuntut
Meski demikian, Arfan mengaku dirinya tidak akan mempermasalahkan soal ini secara hukum. Arfan yang bergiat di organisasi film dokumenter InDocs menyatakan dirinya hanya meminta para politisi menjunjung etika.
"Saya hanya pekerja film. Saya bukan bagian dari bisnis, parpol, atau apapun. Proyek-proyek film saya juga tidak ada kaitannya dengan politik. Itu sebabnya, kami tidak menuntut apapun. Ini hanyalah tanggung jawab moril sebagai pembuat film," ujarnya.
Bagi Arfan, apa yang dia lakukan bertujuan sebagai pembelajaran politik kepada masyarakat di Indonesia. Dia berharap para politisi menjunjung etika politik dan demokrasi.
"Dengan cara tidak memanfaatkan Ibu Rabiah yang mengabdi untuk kemanusiaan tetapi lugu politik, demi popularitas untuk mencari dukungan politik," tandasnya. (fiq/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Raut Muka Datar Keluarga Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
