Pemuda Muhammadiyah: Fatwa Haram Rokok Boleh-boleh Saja
Rabu, 13/08/2008 11:05 WIB
dok.detikcom
Jakarta
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi boleh-boleh saja meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa haram merokok. Namun yang semestinya didorong untuk melakukan itu adalah pemerintah.
"Kak Seto kalau mendorong MUI boleh-boleh saja, tapi mestinya pemerintah. Ya Presiden dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan harus tegas untuk memotong lingkaran setan industri rokok," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin kepada detikcom, Rabu (13/8/2008).
Menurut Izzul, rokok menjadi pendapatan yang cukup besar untuk negara. Hal itulah yang menyebabkan pemerintah ragu dan pincang tentang rokok. "Tapi kita kan harus memilih membiarkan bangsa ini perlahan-lahan mati karena rokok atau mengambil sikap memotong lingkaran setan itu?" tanya Izzul.
Izzul menuturkan, cara jitu untuk memotong lingkaran setan produksi rokok yakni dengan mengenakan biaya cukai rokok tinggi. Dijelaskan dia, keputusan mengurangi pendapatan negara memang pahit. Namun petani tembakau pun akan beralih jika harga sembako tidak kompetitif.
Muhammadiyah sendiri pernah membahas masalah rokok. Kabar terakhir, rokok hukumnya makruh.
"Tapi harus kita hindari karena dosanya meski kecil namun istilahnya melakukan kegiatan yang sia-sia dan keuntungannya kecil ya percuma," tandas Izzul. (nik/iy)
"Kak Seto kalau mendorong MUI boleh-boleh saja, tapi mestinya pemerintah. Ya Presiden dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan harus tegas untuk memotong lingkaran setan industri rokok," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin kepada detikcom, Rabu (13/8/2008).
Menurut Izzul, rokok menjadi pendapatan yang cukup besar untuk negara. Hal itulah yang menyebabkan pemerintah ragu dan pincang tentang rokok. "Tapi kita kan harus memilih membiarkan bangsa ini perlahan-lahan mati karena rokok atau mengambil sikap memotong lingkaran setan itu?" tanya Izzul.
Izzul menuturkan, cara jitu untuk memotong lingkaran setan produksi rokok yakni dengan mengenakan biaya cukai rokok tinggi. Dijelaskan dia, keputusan mengurangi pendapatan negara memang pahit. Namun petani tembakau pun akan beralih jika harga sembako tidak kompetitif.
Muhammadiyah sendiri pernah membahas masalah rokok. Kabar terakhir, rokok hukumnya makruh.
"Tapi harus kita hindari karena dosanya meski kecil namun istilahnya melakukan kegiatan yang sia-sia dan keuntungannya kecil ya percuma," tandas Izzul. (nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
