Korban Bisnis Investasi Abal-abal Akan Polisikan Bos PT DPS
Selasa, 12/08/2008 10:49 WIB
Andi Saputra/detikcom
Jakarta
Korban Bisnis Investasi Abal-abal Akan Polisikan Bos PT DPS
Nasabah korban bisnis investasi abal-abal, PT Damai Putra Santoso (DPS) akan mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka meminta polisi mengusut kasus ini. Selain itu, puluhan nasabah tersebut meminta polisi mencekal para bos PT DPS untuk tidak kabur ke luar negeri.
"Itu permintaan kami. Tapi minimal, duit para nasabah dapat kembali. Kasihan, miliaran rupiah hilang begitu saja," kata salah satu korban, Hanif kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).
Menurut Hanif, keluarga korban sangat terpukul dengan bisnis abal-abal tersebut. Para korban telah berharap pada iming-iming hadiah yang luar biasa besar, lebih besar dari bunga deposito resmi 15 persen.
"Kalau saya rugi Rp 40 juta. Itu termasuk kecil. Ada yang sampai Rp 120 juta," imbuh Hanif.
Dalam menjaring korbannya, PT DPS menjanjikan pengembalian uang sekian persen setelah menginvestasikan sejumlah uang. Paket dimulai dari silver, gold, platinum dan eksekutif. Minimal penyetoran uang Rp 2 juta hingga 32 juta. Nantinya per lima bulan mereka akan mendapatkan bunga dari US$ 2,5 hingga US$ 42 per hari tergantung paket.
"Tapi yang balik ke kantong saya belum ada Rp 10 juta," pungkas Hanif. (Ari/iy)
Nasabah korban bisnis investasi abal-abal, PT Damai Putra Santoso (DPS) akan mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka meminta polisi mengusut kasus ini. Selain itu, puluhan nasabah tersebut meminta polisi mencekal para bos PT DPS untuk tidak kabur ke luar negeri.
"Itu permintaan kami. Tapi minimal, duit para nasabah dapat kembali. Kasihan, miliaran rupiah hilang begitu saja," kata salah satu korban, Hanif kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).
Menurut Hanif, keluarga korban sangat terpukul dengan bisnis abal-abal tersebut. Para korban telah berharap pada iming-iming hadiah yang luar biasa besar, lebih besar dari bunga deposito resmi 15 persen.
"Kalau saya rugi Rp 40 juta. Itu termasuk kecil. Ada yang sampai Rp 120 juta," imbuh Hanif.
Dalam menjaring korbannya, PT DPS menjanjikan pengembalian uang sekian persen setelah menginvestasikan sejumlah uang. Paket dimulai dari silver, gold, platinum dan eksekutif. Minimal penyetoran uang Rp 2 juta hingga 32 juta. Nantinya per lima bulan mereka akan mendapatkan bunga dari US$ 2,5 hingga US$ 42 per hari tergantung paket.
"Tapi yang balik ke kantong saya belum ada Rp 10 juta," pungkas Hanif. (Ari/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Nurhayati Jabat Ketua FPD, Pasek Gantikan Benny Jadi Ketua Komisi III ?
-
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB
BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura
-
Selasa, 22/05/2012 11:55 WIB
Priyo: Denny Harus Hormati Yusril Sebagai Advokat Profesional
-
Selasa, 22/05/2012 11:40 WIB
'Dicoret' Golkar, JK Siap Maju Jadi Capres Lewat Partai Lain
-
Selasa, 22/05/2012 11:30 WIB
Wanita Penerima Paket Ganja dari Belanda Dibekuk
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Priyo: Polri Harus Bertindak Tegas Terhadap Kelompok Pengancam
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
