Prioritaskan Anak yang Lebih Muda untuk Minum Susu
Selasa, 12/08/2008 09:58 WIB
Jakarta
Kenaikan harga susu harus disikapi dengan bijak. Para ibu harus menerapkan skala prioritas agar sang buah hati tetap bisa minum susu.
"Prioritasnya, anak yang lebih muda itu lebih diprioritaskan untuk minum susu. Ketika anak umur tiga tahun ibunya punya anak lagi, yang lebih muda yang diberi susu," ujar ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan MS di Hotel Four Seasons, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin 11 Agustus kemarin.
Ironisnya, menurut survei di Jawa Barat beberapa waktu lalu, kebutuhan rokok si bapak bersaing dengan kebutuhan susu anaknya. "Survei menunjukan bapak-bapak banyak yang merokok menghabiskan uang setara dengan satu liter susu atau 3,5 butir telur," paparnya.
Ali memaparkan, data Food and Agriculture Organization (FAO) tentang rendahnya angka konsumsi susu di Indonesia sangat rendah.
"Masyarakat Indonesia mengkonsumsi susu rata-rata sembilan liter setiap tahun per kapita, tertinggal jauh dibanding Malaysia 25,4 liter, Singapura 32 liter, bahkan Vietman 10,7 liter, dan Filipina 11,3 liter. Ini karena skala prioritas masyarakat rendah," paparnya.
Ali pesimis Bangsa Indonesia bisa cerdas jika generasi mudanya jarang minum susu. "Bagaimana kita dapat menciptakan generasi penerus yang baik, jika fondasi nutrisinya tidak terpenuhi," tuturnya. (vna/anw)
"Prioritasnya, anak yang lebih muda itu lebih diprioritaskan untuk minum susu. Ketika anak umur tiga tahun ibunya punya anak lagi, yang lebih muda yang diberi susu," ujar ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan MS di Hotel Four Seasons, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin 11 Agustus kemarin.
Ironisnya, menurut survei di Jawa Barat beberapa waktu lalu, kebutuhan rokok si bapak bersaing dengan kebutuhan susu anaknya. "Survei menunjukan bapak-bapak banyak yang merokok menghabiskan uang setara dengan satu liter susu atau 3,5 butir telur," paparnya.
Ali memaparkan, data Food and Agriculture Organization (FAO) tentang rendahnya angka konsumsi susu di Indonesia sangat rendah.
"Masyarakat Indonesia mengkonsumsi susu rata-rata sembilan liter setiap tahun per kapita, tertinggal jauh dibanding Malaysia 25,4 liter, Singapura 32 liter, bahkan Vietman 10,7 liter, dan Filipina 11,3 liter. Ini karena skala prioritas masyarakat rendah," paparnya.
Ali pesimis Bangsa Indonesia bisa cerdas jika generasi mudanya jarang minum susu. "Bagaimana kita dapat menciptakan generasi penerus yang baik, jika fondasi nutrisinya tidak terpenuhi," tuturnya. (vna/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
