detikcom
Jumat, 08/08/2008 09:27 WIB

Pria Mirip Kastari Diincar Sejak di Jakarta foto

Agus - detikNews
Belitung - Pria yang disebut-sebut mirip Mas Selamat Kastari ditangkap di Bendara Belitung. Pria yang lalu mengaku bernama Ahmad Fadilah itu rupanya sudah diincar sejak di Jakarta.

Ahmad Fadilah 'dijemput' oleh polisi sesaat setelah turun dari pesawat Linus Airways rute Jakarta-Belitung yang mendarat di Bandara HAS Hanandjudin Tanjung Pandan pada Kamis (7/8/2008), pukul 07.00 WIB.

Informasi yang dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber mengatakan, Ahmad Fadilah disergap oleh polisi lintas wilayah. Polda Metro Jaya juga dikabarkan ikut serta dalam penangkapan itu.

Kastari saat ini berada dalam tahanan Polres Belitung. Bersama Fadilah, turut juga diperiksa Gimin yang disebut-sebut sebagai teman kenalan bisnis order buku pelajaran sekolah Fadilah di Belitung.

Kapolres Belitung AKBP Rudy Ranggono sudah membenarkan soal penangkapan itu. Rencananya, Fadilah dan Gimin akan dipindah ke Polda Bangka-Belitung hari ini, Jumat (8/8/2008), untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Karena kemiripan wajah dengan Mas Selamat Kastari itu, polisi bertindak cepat dengan mengamankan. Karena dia diduga Mas Selamat, teroris yang kakap itu," ujar Rudy.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gah/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%