Akbar Sebut 4 Nama yang Cocok Jadi Capres 2009
Kamis, 07/08/2008 16:33 WIB
Semarang
Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tandjung punya kriteria tersendiri soal capres 2009 mendatang. Menurutnya, meski banyak tokoh yang kapabel, ada empat nama yang tidak perlu diragukan.
"Capres itu bukan soal umur, karena itu tidak relevan. Yang penting, sejauh mana dia memiliki komitmen dan pengalaman," kata Akbar usai menjadi pembicara seminar di Hotel Grand Candi Semarang, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (7/8/2008).
Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menambahkan, capres bisa saja dari golongan tua. Dengan syarat, dia mempunyai visi, kemampuan, integritas, dan aksepsibilitas.
Siapa tokoh yang masuk kriteria itu? Apakah presiden saat ini (masuk kriteria)? "Ya (SBY). Termasuk Bu Megawati, Pak Tifatul (Sembiring), Pak Soetrisno Bachir," katanya.
Kalau Anda? "Ya, nanti...," kata Akbar pendek. Dia tampak ragu dan tak meneruskan kata-katanya.
Akbar menyatakan, kepemimpinan nasional merupakan kepemimpinan politik. Tanpa pengalaman politik, tidak mungkin, seseorang bisa dipercaya menjadi pemimpin.
Politisi yang kenyang pengalaman ini menjelaskan, problemnya saat ini, tokoh yang menjadi capres harus melalui parpol. Bisa jadi, parpol tidak siap mengusung tokoh yang punya kriteria memadai, karena persoalan ego.
"Nah, masyarakat harus bisa mendorong parpol agar tokoh-tokoh yang kapabel bisa masuk maju," demikian Akbar Tandjung. (try/djo)
"Capres itu bukan soal umur, karena itu tidak relevan. Yang penting, sejauh mana dia memiliki komitmen dan pengalaman," kata Akbar usai menjadi pembicara seminar di Hotel Grand Candi Semarang, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (7/8/2008).
Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menambahkan, capres bisa saja dari golongan tua. Dengan syarat, dia mempunyai visi, kemampuan, integritas, dan aksepsibilitas.
Siapa tokoh yang masuk kriteria itu? Apakah presiden saat ini (masuk kriteria)? "Ya (SBY). Termasuk Bu Megawati, Pak Tifatul (Sembiring), Pak Soetrisno Bachir," katanya.
Kalau Anda? "Ya, nanti...," kata Akbar pendek. Dia tampak ragu dan tak meneruskan kata-katanya.
Akbar menyatakan, kepemimpinan nasional merupakan kepemimpinan politik. Tanpa pengalaman politik, tidak mungkin, seseorang bisa dipercaya menjadi pemimpin.
Politisi yang kenyang pengalaman ini menjelaskan, problemnya saat ini, tokoh yang menjadi capres harus melalui parpol. Bisa jadi, parpol tidak siap mengusung tokoh yang punya kriteria memadai, karena persoalan ego.
"Nah, masyarakat harus bisa mendorong parpol agar tokoh-tokoh yang kapabel bisa masuk maju," demikian Akbar Tandjung. (try/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
