detikcom

Seorang Bayi Kembar Siam Meninggal Usai Operasi Pemisahan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 07/08/2008 15:10 WIB
Banya dan Barsha (AFP)
Dhaka Manusia hanya bisa berusaha, namun Tuhan jua yang menentukan. Satu dari bayi kembar siam perempuan asal Bangladesh meninggal beberapa jam setelah operasi pemisahan.

Lebih dari 50 dokter, perawat dan teknisi terlibat dalam operasi marathon di Bangabandhu Medical College Hospital di Dhaka, Bangladesh. Operasi itu untuk memisahkan bayi kembar siam berusia 4 bulan, Banya dan Barsha.

Usai operasi yang berlangsung 7 jam, Barsha pergi untuk selamanya pada Rabu, 6 Agustus malam waktu setempat. Demikian disampaikan ahli bedah anak Shafiqul Haq seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/8/2008).

"Dalam kasus ini, salah seorang kembar selalu lebih kuat dari yang lainnya dan dalam kasus ini Barsha bukan yang lebih kuat dan telah meninggal," ujar Haq.

Para dokter kini hanya bisa berharap agar Banya mampu bertahan hidup. "Kondisi kembar lainnya baik. Dia sedikit demam. Masih terlalu dini untuk memastikan apakah kembar yang selamat itu bebas risiko," kata Haq.

Kedua bayi perempuan itu dempet di bagian perut dan dada dengan kepala dan kaki-tangan terpisah. Ibu mereka, seorang perawat, membawa bayi kembar tersebut ke Dhaka. Mereka dimonitor selama tiga pekan sebelum para dokter memutuskan untuk melakukan operasi. (ita/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini