detikcom

KPK Ikut Rapat RAPBN

ICW: Kalau Tidak Salah Buat Apa Takut

Ramadhian Fadillah - detikNews
Kamis, 07/08/2008 03:02 WIB
Jakarta Sejumlah anggota DPR berkomentar miring saat KPK diizinkan mengikuti rapat RAPBN 2009. ICW menilai justru komentar miring dari sejumlah wakil rakyat ini sebagai langkah untuk melanggengkan praktek korupsi yang menjamur di DPR.

"Itu sebuah tindakan yang arogan, BK dan DPR harus paham ini era keterbukaan," ujar Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Ibrahim Fahmi Badoh saat dihubungi detikcom, Rabu malam (7/8/2008).

Menurut Fahmi jika dalam proses penyusunan RAPBN itu tidak ada hal yang salah, tidak ada alasan bagi para wakil rakyat untuk menutupi rapat tersebut. "Kalau nggak salah, buat apa takut," ujarnya sambil tertawa.

ICW menilai permintaan KPK mengawasi rapat itu positif dan perlu didukung. Pengawasan saat RAPBN seharusnya juga tidak hanya dilakukan oleh KPK, tetapi oleh Bapenas, BK, bahkan masyarakat seharusnya diberi kesempatan untuk memantau.

"Ini kesempatan untuk mencegah korupsi sejak dini," jelasnya.

Fahmi menilai dengan masuknya KPK sebagai pengawas, akan ada kecemburuan dari Badan Kehormatan (BK) yang fungsinya melakukan pengawasan internal. "BK tidak belajar, tetap saja yakin DPR masih punya kehormatan," pungkasnya.

(rdf/mad)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel