Duh! 27 Bayi Meninggal dalam 2 Pekan di RS Turki
Selasa, 05/08/2008 14:20 WIB
Foto: Babybegin.net
Ankara
Lebih dari 20 bayi meninggal di rumah sakit pemerintah di Turki hanya dalam waktu dua pekan. Kejadian ini menimbulkan kecurigaan pemerintah. Karena itu Kementerian Kesehatan Turki mengadakan investigasi atas kasus-kasus kematian bayi tersebut.
Rumah Sakit Zekai Tahir Burak di Ankara telah mengakui kalau 27 bayi meninggal di rumah sakit itu dalam dua minggu terakhir. Namun menurut pihak RS, sebagian besar kematian akibat komplikasi terkait kelahiran prematur. Pihak RS bersikeras, tidak satu pun dari kematian itu akibat infeksi di rumah sakit.
Sebagian besar dari 26 ribu bayi yang lahir tiap tahun atau dimasukkan ke Zekai Tahir Burak adalah prematur. Ini dikarenakan RS tersebut memang menangani kelahiran berisiko tinggi.
Tidak jelas berapa total bayi yang lahir dalam periode dua pekan terakhir yang mencakup ke-27 bayi yang meninggal itu.
Tingkat kematian bayi di Turki terbilang tinggi. Pada tahun 2005, tingkat kematian bayi 23,6 dari 1.000 bayi. Ini sangat tinggi dibandingkan negara tetangga Yunani, yang memiliki angka kematian bayi sebesar 3,8 dari 1.000 bayi yang dilahirkan tahun 2005.
Serikat Pekerja Dinas Kesehatan dan Sosial Turki menyatakan, kematian 27 bayi dalam 2 pekan di RS milik pemerintah itu sangat tinggi. Lembaga tersebut menyalahkan kondisi kebersihan yang buruk dan kelalaian sebagai penyebab kematian tersebut.
Menteri Kesehatan Recep Akdag memerintah penyelidikan atas kematian bayi-bayi itu. Kementerian telah membentuk tim penyelidik untuk memeriksa praktek di RS tersebut. RS itu memiliki bangsal kelahiran yang paling ramai di Ankara, ibukota Turki.
Menurut pihak RS, mereka memiliki kapasitas untuk 122 bayi baru lahir namun kerap kali melebihi kapasitas hingga mencapai 180 bayi baru lahir. Demikian seperti dilansir Straits Times, Selasa (5/8/2008).
Akdag menegaskan, hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik. "Langkah-langkah yang diperlukan akan diambil jika seseorang ditemukan bersalah," kata Akdag dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Dr Ugur Dilmen, kepala unit kelahiran RS tersebut mengatakan, kematian bayi-bayi itu akibat kelainan kelahiran, gagal jantung, hernia, hipertensi dan kematian saat lahir (stillbirth).
(ita/gah)
Rumah Sakit Zekai Tahir Burak di Ankara telah mengakui kalau 27 bayi meninggal di rumah sakit itu dalam dua minggu terakhir. Namun menurut pihak RS, sebagian besar kematian akibat komplikasi terkait kelahiran prematur. Pihak RS bersikeras, tidak satu pun dari kematian itu akibat infeksi di rumah sakit.
Sebagian besar dari 26 ribu bayi yang lahir tiap tahun atau dimasukkan ke Zekai Tahir Burak adalah prematur. Ini dikarenakan RS tersebut memang menangani kelahiran berisiko tinggi.
Tidak jelas berapa total bayi yang lahir dalam periode dua pekan terakhir yang mencakup ke-27 bayi yang meninggal itu.
Tingkat kematian bayi di Turki terbilang tinggi. Pada tahun 2005, tingkat kematian bayi 23,6 dari 1.000 bayi. Ini sangat tinggi dibandingkan negara tetangga Yunani, yang memiliki angka kematian bayi sebesar 3,8 dari 1.000 bayi yang dilahirkan tahun 2005.
Serikat Pekerja Dinas Kesehatan dan Sosial Turki menyatakan, kematian 27 bayi dalam 2 pekan di RS milik pemerintah itu sangat tinggi. Lembaga tersebut menyalahkan kondisi kebersihan yang buruk dan kelalaian sebagai penyebab kematian tersebut.
Menteri Kesehatan Recep Akdag memerintah penyelidikan atas kematian bayi-bayi itu. Kementerian telah membentuk tim penyelidik untuk memeriksa praktek di RS tersebut. RS itu memiliki bangsal kelahiran yang paling ramai di Ankara, ibukota Turki.
Menurut pihak RS, mereka memiliki kapasitas untuk 122 bayi baru lahir namun kerap kali melebihi kapasitas hingga mencapai 180 bayi baru lahir. Demikian seperti dilansir Straits Times, Selasa (5/8/2008).
Akdag menegaskan, hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik. "Langkah-langkah yang diperlukan akan diambil jika seseorang ditemukan bersalah," kata Akdag dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Dr Ugur Dilmen, kepala unit kelahiran RS tersebut mengatakan, kematian bayi-bayi itu akibat kelainan kelahiran, gagal jantung, hernia, hipertensi dan kematian saat lahir (stillbirth).
(ita/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
