detikcom
Senin, 04/08/2008 10:08 WIB

Pengamat: Rekaman AdamAir dari Cockpit Bukan dari ATC

Nograhany Widhi K - detikNews
Recocery blackbox di Laut Majene (Foto: KNKT)
Jakarta - Rekaman percakapan AdamAir yang beredar di internet bisa berasal dari banyak sumber. Namun, rekaman di internet itu jelas dan bersih.

"Memang dimungkinkan banyak sumber. Kalau kita lihat dari sumber suara apakah suaranya dari cockpit AdamAir atau dari pihak lain yang mendengar. Kalau kita dengar sangat jelas sekali dari cockpit, bukan dari ATC (Air Traffic Controll)," ujar pengamat telematika Heru Sutadi.

Suara dari ATC dalam rekaman itu, imbuh dia, menjadi backsound. Menurut Heru, suara pilot cukup jelas dan bersih. Tidak ada media transfer frekuensi dalam rekaman itu.

Heru juga sempat mencurigai, bahwa rekaman itu artificial yang dibuat di simulator.

"Tadinya saya juga sempat curiga jangan-jangan ada 2 orang yang bermain-main di simulator, kemudian direkam. Kita tidak hanya bicara teks, tapi juga bicara konteks, krisisnya 5 menit. Tingkat kesulitannya persis, membuat suara 'bank angle' juga tidak mudah," urainya.

Toh, imbuh dia, suara rekaman percakapan itu sudah diakui otentik oleh pihak keluarga pilot maupun kopilotnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
MustRead close