Pijatan Lembut Ayah di Tengkuk Ibu Bisa Lancarkan ASI
Minggu, 03/08/2008 11:26 WIB
Jakarta
ASI merupakan sumber makanan bayi yang mempunyai banyak manfaat. ASI ekslusif harus diberikan kepada bayi hingga usia 6 bulan. Produksi ASI pada masing-masing ibu tidaklah sama. Ada yang berlimpah, ada yang sedikit, bahkan ada yang sama sekali tidak keluar.
Pada dasarnya, semua ibu pasti mengeluarkan ASI. Bagaimana membuat ASI ibu berlimpah sehingga memenuhi kebutuhan si kecil? Pijatan ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan banyak ASI.
"Back massage ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan ASI. Ibu jadi rileks, sehingga hormon oksotosin meningkat," ujar Ketua Umum Sentra Laktasi Dr Utami Roesli usai acara Menyusui Serentak di Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta, Sabtu (2/8/2008).
Ditengkuk ibu, ada tonjolan tulang belakang jika kepala ibu menunduk. Dari tonjolan itu, letakkan dua jari di sisi kiri dan kanan. Baru ayah bisa memulai memijat dengan lembut dari atas ke bawah. ASI akan otomatis keluar.
Menurut mertua foto model Tiara Lestari ini, hormon oksotosin yang mempengaruhi keluarnya ASI akan menurun jika ibu merasa sedih, kecewa, dan perasaan bersalah. Pikiran positif atau negatif ibu akan mempengaruhi keluarnya ASI.
"Disini perlunya peran ayah (breastfeeding father). Karena ayah yang mendukung ASI, 98 persen ASI ekslusif berhasil. Sedangkan ayah yang tak mendukung ASI, keberhasilannya hanya 26 persen," ungkapnya.
Untuk ibu bekerja, lanjut Dr Utami, sebaiknya saat memeras ASI di kantor, bawalah HP dimana didalamnya ada foto atau video suami sedang bercanda dengan anak.
"Itu akan meningkatkan hormon oksitosin tadi. Sehingga ASI bisa banyak keluar," imbuhnya. (gus/irw)
Pada dasarnya, semua ibu pasti mengeluarkan ASI. Bagaimana membuat ASI ibu berlimpah sehingga memenuhi kebutuhan si kecil? Pijatan ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan banyak ASI.
"Back massage ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan ASI. Ibu jadi rileks, sehingga hormon oksotosin meningkat," ujar Ketua Umum Sentra Laktasi Dr Utami Roesli usai acara Menyusui Serentak di Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta, Sabtu (2/8/2008).
Ditengkuk ibu, ada tonjolan tulang belakang jika kepala ibu menunduk. Dari tonjolan itu, letakkan dua jari di sisi kiri dan kanan. Baru ayah bisa memulai memijat dengan lembut dari atas ke bawah. ASI akan otomatis keluar.
Menurut mertua foto model Tiara Lestari ini, hormon oksotosin yang mempengaruhi keluarnya ASI akan menurun jika ibu merasa sedih, kecewa, dan perasaan bersalah. Pikiran positif atau negatif ibu akan mempengaruhi keluarnya ASI.
"Disini perlunya peran ayah (breastfeeding father). Karena ayah yang mendukung ASI, 98 persen ASI ekslusif berhasil. Sedangkan ayah yang tak mendukung ASI, keberhasilannya hanya 26 persen," ungkapnya.
Untuk ibu bekerja, lanjut Dr Utami, sebaiknya saat memeras ASI di kantor, bawalah HP dimana didalamnya ada foto atau video suami sedang bercanda dengan anak.
"Itu akan meningkatkan hormon oksitosin tadi. Sehingga ASI bisa banyak keluar," imbuhnya. (gus/irw)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
