Ade Daud, dari Politisi ke Aktor
Kamis, 31/07/2008 16:42 WIB
(Foto: Fitraya Ramadhanny/detikcom)
Jakarta
Dunia selebritis ternyata cukup memikat hati para politisi menjelang pemilu 2009. Hal ini ditunjukkan oleh Wakil Ketua FPBR Ade Daud Nasution, yang mencoba menekuni dunia barunya sebagai artis sinetron dan produser film.
"Di era sekarang semua media dapat digunakan untuk kampanye, termasuk dunia perfilman. Saya memilih sebagai produser karena ingin memberikan kontribusi film-film yang bermutu," kata Ade kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2008) lalu.
Menurut pria yang menjabat Ketua DPP PBR ini, langkah baru yang ditempuh sebagai produser dan pemain sinetron dimaksudkan untuk melatih para politisi agar tidak hanya dikenal dari gagasan-gagasannya. Selain itu, bermain film juga dapat lebih mempopulerkan seseorang dengan cara yang mudah diingat publik.
"Kalau orang menonton sesuatu yang disukai, kan lebih mudah diingat orang. Cara ini dinilai cukup efektif bagi para politisi untuk mempopulerkan dirinya," terang pengusaha hotel ini.
Penambahan profesi Ade dari politisi ke produser juga didorong oleh semangat mengembangkan dunia perfilman yang lebih memiliki pesan mendidik di masyarakat. Hal ini didorong oleh banyaknya film dan sinetron yang hanya mengedepankan visi hiburannya daripada visi pendidikan yang mencerdaskan dan menyadarkan.
"Film dan sinetron yang ada sekarang kan gitu-gitu saja, kita ingin membangun yang lebih memiliki taste. Sehingga dapat meningkatkan kualitas perfilman dan sinetron kita di tanah air. Jadi tidak hanya fungsi entertain-nya saja yang kita bangun, tetapi juga fungsi edukasinya," terang mantan politisi PAN ini.
Sebagai contoh, Ade menjelaskan film pertamanya yang berjudul 'Bola Adalah Bundar' dibintangi para politisi seperti Ade Daud sendiri, dan pemain bola internasional seperti pemain Chelsea Frank Leboeuf dan aktor Louis Mandilor.
Film yang bertemakan komedi ini ingin menunjukkan pada publik betapa luasnya pergaulan Ade sebenranya. Ade tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga memiliki hubungan yang luas melintasi batas-batas geografis negara. Kelebihan inilah yang ingin dia tuangkan dalam bentuk film komedi.
"Sekarang masih dalam proses editing. Beberapa bulan lagi akan kita launching," janji Ade.
Ade juga sedang menggarap sinetron yang bertemakan cinta dan kemanusiaan. Sinetron yang berjudul 'Saat Cinta Tak Bisa Memilih' ini menceritakan kisah cinta sepasang kekasih yang tak bisa dipisahkan meski terhalang bebarapa tantangan. Tantangan itu berupa kebohongan dan penyakit yang mematikan.
"Film ini dibintangi oleh tokoh-tokoh yang sudah dikenal publik seperti Butet Kertarajasa, Tio Paku Sadewo dan lain-lain," terangnya.
Apakah upaya ini dalam rangka untuk pen-caleg-an lagi? "Ini lebih dari itu semua. Kita ingin membangun budaya perfilman dan sinetron yang lebih baik di Indonesia," terang Ade.
Saat dipastikan apakah dirinya akan mencalonkan diri sebagai caleg lagi, Ade Daud menjawab, "Kita lihat saja nanti. Yang pasti kalau saya nggak nyalon dan nggak jadi anggota DPR, rakyat juga yang rugi. Karena siapa yang membongkar korupsi selama ini kalau nggak saya," jawab Ade sambil tertawa. (yid/asy)
"Di era sekarang semua media dapat digunakan untuk kampanye, termasuk dunia perfilman. Saya memilih sebagai produser karena ingin memberikan kontribusi film-film yang bermutu," kata Ade kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2008) lalu.
Menurut pria yang menjabat Ketua DPP PBR ini, langkah baru yang ditempuh sebagai produser dan pemain sinetron dimaksudkan untuk melatih para politisi agar tidak hanya dikenal dari gagasan-gagasannya. Selain itu, bermain film juga dapat lebih mempopulerkan seseorang dengan cara yang mudah diingat publik.
"Kalau orang menonton sesuatu yang disukai, kan lebih mudah diingat orang. Cara ini dinilai cukup efektif bagi para politisi untuk mempopulerkan dirinya," terang pengusaha hotel ini.
Penambahan profesi Ade dari politisi ke produser juga didorong oleh semangat mengembangkan dunia perfilman yang lebih memiliki pesan mendidik di masyarakat. Hal ini didorong oleh banyaknya film dan sinetron yang hanya mengedepankan visi hiburannya daripada visi pendidikan yang mencerdaskan dan menyadarkan.
"Film dan sinetron yang ada sekarang kan gitu-gitu saja, kita ingin membangun yang lebih memiliki taste. Sehingga dapat meningkatkan kualitas perfilman dan sinetron kita di tanah air. Jadi tidak hanya fungsi entertain-nya saja yang kita bangun, tetapi juga fungsi edukasinya," terang mantan politisi PAN ini.
Sebagai contoh, Ade menjelaskan film pertamanya yang berjudul 'Bola Adalah Bundar' dibintangi para politisi seperti Ade Daud sendiri, dan pemain bola internasional seperti pemain Chelsea Frank Leboeuf dan aktor Louis Mandilor.
Film yang bertemakan komedi ini ingin menunjukkan pada publik betapa luasnya pergaulan Ade sebenranya. Ade tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga memiliki hubungan yang luas melintasi batas-batas geografis negara. Kelebihan inilah yang ingin dia tuangkan dalam bentuk film komedi.
"Sekarang masih dalam proses editing. Beberapa bulan lagi akan kita launching," janji Ade.
Ade juga sedang menggarap sinetron yang bertemakan cinta dan kemanusiaan. Sinetron yang berjudul 'Saat Cinta Tak Bisa Memilih' ini menceritakan kisah cinta sepasang kekasih yang tak bisa dipisahkan meski terhalang bebarapa tantangan. Tantangan itu berupa kebohongan dan penyakit yang mematikan.
"Film ini dibintangi oleh tokoh-tokoh yang sudah dikenal publik seperti Butet Kertarajasa, Tio Paku Sadewo dan lain-lain," terangnya.
Apakah upaya ini dalam rangka untuk pen-caleg-an lagi? "Ini lebih dari itu semua. Kita ingin membangun budaya perfilman dan sinetron yang lebih baik di Indonesia," terang Ade.
Saat dipastikan apakah dirinya akan mencalonkan diri sebagai caleg lagi, Ade Daud menjawab, "Kita lihat saja nanti. Yang pasti kalau saya nggak nyalon dan nggak jadi anggota DPR, rakyat juga yang rugi. Karena siapa yang membongkar korupsi selama ini kalau nggak saya," jawab Ade sambil tertawa. (yid/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
TokohTerbaru
Indeks Tokoh »
-
Selasa, 22/05/2012 17:37 WIB
Reisa Kartika, Putri Lingkungan yang Ikut Identifikasi Korban Sukhoi
-
Selasa, 15/05/2012 17:05 WIB
Andre Siregar Sang Penerjemah Presiden
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Ahmad Dhani dan Peluang Jadi Politikus
-
Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
-
Selasa, 08/05/2012 08:36 WIB
Deddy Herlambang dan Aksi Komunitasnya Merawat Lokomotif Kuno
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
