Amien Rais Sesalkan Polemik Capres Tua - Muda
Rabu, 30/07/2008 17:59 WIB
(Foto: Rafiqa Qurrata A.)
Surabaya
Penasihat PP Muhammadiyah, Amien Rais, menyesalkan polemik soal kaum tua dan kaum muda yang ingin maju sebagai capres. Amien menyebut polemik itu tidak etis. Apalagi jika masing-masing pihak merasa dirinya yang paling berhak maju sebagai capres.
Amien menyesalkan pernyataan kaum muda yang meminta agar yang tua segera menyingkir dari gelanggang pertarungan karena sudah tidak becus lagi. Sebaliknya, dia juga menyayangkan kaum tua yang menyebut kaum muda emosional dan tidak punya pengalaman apapun.
"Dua-duanya sama ngawurnya," ujar Amien Rais di sela-sela acara peletakan batu pertama Masjid Sholihin di Jl Tambak Segaran 25, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/7/2008).
Amien menambahkan, polemik itu seharusnya diakhiri. Menurut dia, jika masing-masing ingin membangun demokrasi yang ksatria, anggun dan unggul, biarkanlah masing-masing calon bertanding dengan bebas tanpa dibatasi.
Artinya, lanjut Amien, tidak perlu memandang tua atau muda, sipil atau militer, kampus atau pesantren, lelaki atau perempuan, maupun Jawa atau luar Jawa.
"Itu yang fair, toh nanti rakyat yang memilih," tambah Amien.
Menurut Amien, pembatasan usia akan menimbulkan polemik. Ada yang menganggap usia kepala 4 yang diperbolehkan jadi capres, maka capres berusia kepala 5 akan marah. Begitu juga sebaliknya.
Namun jika ada yang mengklaim bahwa dirinya paling pantas menjadi calon pemimpin negeri ini, Amien menganggap orang itu takabur dan tidak tahu diri. Menurut Amien, Indonesia merupakan negeri yang sangat pelik permasalahannya dan sangat kompleks tantangannya.
"Jadi kalau ada yang sesumbar, orang itu harus mengaca lebih detil dan teliti lagi ," tutur Amien.
Amien sendiri hingga saat ini mengaku PAN sama sekali belum pernah mengadakan mukernas, rakernas ataupun sidang pleno untuk menentukan capres.
(fat/fiq)
Amien menyesalkan pernyataan kaum muda yang meminta agar yang tua segera menyingkir dari gelanggang pertarungan karena sudah tidak becus lagi. Sebaliknya, dia juga menyayangkan kaum tua yang menyebut kaum muda emosional dan tidak punya pengalaman apapun.
"Dua-duanya sama ngawurnya," ujar Amien Rais di sela-sela acara peletakan batu pertama Masjid Sholihin di Jl Tambak Segaran 25, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/7/2008).
Amien menambahkan, polemik itu seharusnya diakhiri. Menurut dia, jika masing-masing ingin membangun demokrasi yang ksatria, anggun dan unggul, biarkanlah masing-masing calon bertanding dengan bebas tanpa dibatasi.
Artinya, lanjut Amien, tidak perlu memandang tua atau muda, sipil atau militer, kampus atau pesantren, lelaki atau perempuan, maupun Jawa atau luar Jawa.
"Itu yang fair, toh nanti rakyat yang memilih," tambah Amien.
Menurut Amien, pembatasan usia akan menimbulkan polemik. Ada yang menganggap usia kepala 4 yang diperbolehkan jadi capres, maka capres berusia kepala 5 akan marah. Begitu juga sebaliknya.
Namun jika ada yang mengklaim bahwa dirinya paling pantas menjadi calon pemimpin negeri ini, Amien menganggap orang itu takabur dan tidak tahu diri. Menurut Amien, Indonesia merupakan negeri yang sangat pelik permasalahannya dan sangat kompleks tantangannya.
"Jadi kalau ada yang sesumbar, orang itu harus mengaca lebih detil dan teliti lagi ," tutur Amien.
Amien sendiri hingga saat ini mengaku PAN sama sekali belum pernah mengadakan mukernas, rakernas ataupun sidang pleno untuk menentukan capres.
(fat/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 11:30 WIB
Wanita Penerima Paket Ganja dari Belanda Dibekuk
-
Selasa, 22/05/2012 11:29 WIB
Kapolri Apresiasi Tim Identifikasi Korban Sukhoi yang Kerja Lembur
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Kasus Hambalang, KPK Cekal Direktur Dutasari Citralaras Mahfud Suroso
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 11:22 WIB
Buron KPK Anggoro Diduga Kuat Berada di China
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Priyo: Polri Harus Bertindak Tegas Terhadap Kelompok Pengancam
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
670 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
