Bentrokan Kampung Pulo Didalangi Pebisnis
Rabu, 30/07/2008 17:48 WIB
Jakarta
Warga Kampung Pulo mempermasalahkan izin kampus SETIA yang didirikan pada 1989. Namun, Ketua Yayasan Bina Setia Indonesia, yang juga pemilik SETIA, Sukowaluyo Mintorahardjo, melihat adanya motif bisnis dibalik bentrokan antara warga dan mahasiswa.
"Kalau masalah izin kita lengkap. Tapi perlu diingat pihak STT 8 atau 10 tahun lalu pernah didekati oleh developer, belum sempat ada penawaran, kami suruh cari tempat lain," ujar Sukowaluyo saat ditemui wartawan dilokasi pengungsian mahasiswa SETIA, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (30/7/2008).
Menurut Waluyo, area tempat kampus SETIA berada sangat strategis dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. "Lahan di depan kecamatan (belakang kampus) sudah milik developer, dan di seberang kampus ada lapangan golf," ujarnya.
Waluyo juga melihat adanya oknum yang mendalangi bentorkan yang pecah Jumat 25 Juli 2008 malam itu.
"Ada yang mendalangi, dengan kepentingan bisnis di belakangnya. Tidak ada masalah dengan agama, kita ini sudah 19 tahun, kalau penyebabnya agama pasti sudah pecah dari dulu," ungkap pemilik yayasan dengan 29 cabang di Indonesia ini.
Jika ingin membeli tanah kampus SETIA, lanjut Waluyo, developer sebaiknya melakukan negoisasi kepada pihaknya.
"Kalau developer ingin membeli, gampang, tinggal negoisasi aja. Saya tidak menutup kemungkinan-kemungkinan itu," himbau Sukowaluyo.
Ia juga menegaskan tidak masalah jika kampus dipindahkan jika dibeli developer. "Asal harganya sesuai, kami tidak masalah dengan lokasi. Bagi kami yang penting adalah proses belajar mengajar bisa belangsung dengan baik," jelasnya.
"Kalau begini jadinya kan proses belajar jadi terganggu, apalagi sedang ada ujian negara," tandasnya.
(lrn/irw)
"Kalau masalah izin kita lengkap. Tapi perlu diingat pihak STT 8 atau 10 tahun lalu pernah didekati oleh developer, belum sempat ada penawaran, kami suruh cari tempat lain," ujar Sukowaluyo saat ditemui wartawan dilokasi pengungsian mahasiswa SETIA, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (30/7/2008).
Menurut Waluyo, area tempat kampus SETIA berada sangat strategis dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. "Lahan di depan kecamatan (belakang kampus) sudah milik developer, dan di seberang kampus ada lapangan golf," ujarnya.
Waluyo juga melihat adanya oknum yang mendalangi bentorkan yang pecah Jumat 25 Juli 2008 malam itu.
"Ada yang mendalangi, dengan kepentingan bisnis di belakangnya. Tidak ada masalah dengan agama, kita ini sudah 19 tahun, kalau penyebabnya agama pasti sudah pecah dari dulu," ungkap pemilik yayasan dengan 29 cabang di Indonesia ini.
Jika ingin membeli tanah kampus SETIA, lanjut Waluyo, developer sebaiknya melakukan negoisasi kepada pihaknya.
"Kalau developer ingin membeli, gampang, tinggal negoisasi aja. Saya tidak menutup kemungkinan-kemungkinan itu," himbau Sukowaluyo.
Ia juga menegaskan tidak masalah jika kampus dipindahkan jika dibeli developer. "Asal harganya sesuai, kami tidak masalah dengan lokasi. Bagi kami yang penting adalah proses belajar mengajar bisa belangsung dengan baik," jelasnya.
"Kalau begini jadinya kan proses belajar jadi terganggu, apalagi sedang ada ujian negara," tandasnya.
(lrn/irw)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
