detikcom

Tempat Mahasiswa SETIA Mengungsi Bekas Panggung Demokrasi video foto

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Rabu, 30/07/2008 16:46 WIB
Jakarta 471 mahasiswa SETIA beserta sembilan dosen dan staff masih mengungsi di Gedung Olah Raga mini, komplek Gedung DPR/MPR sejak semalam. Gedung dengan luas kurang lebih 400 meter persegi ini dulunya adalah panggung demokrasi, tempat mahasiswa dan seluruh masyarakat Indonesia menyampaikan aspirasinya.

"Dulunya, sekitar tahun 2001, gedung itu berupa pendopo, yang dibangun untuk panggung demokrasi," ujar Kepala Bagian Operasional Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR, Satyanto P, dikantornya, di komplek Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/7/2008).

Seiring berjalannya waktu, lanjut Satyanto, para pendemo enggan menggunakan pendopo tersebut. "Mereka lebih suka demo di luar gedung, sampai ngoyak-ngoyak pagar," kisahnya.

Tidak hanya itu, sebelum beralih fungsi menjadi GOR mini, gedung beratapkan seng tersebut sempat dijadikan tempat Pelayanan Kesehatan sementara. "Sewaktu Gedung Nusantara II direnovasi sekitar tahun 2002, pendopo tersebut diberi atap untuk dijadikan Yankes (Pelayanan Kesehatan) sementara," ujar bos Pamdal ini.

Setelah direnovasi, lanjut Satyanto, Yankes sementara pun kosong karena Yankes baru di Gedung Nusantara II sudah berfungsi. Setelah tidak difungsikan beberapa lama, gedung dengan fasilitas tiga toilet ini pun akhirnya dijadikan sarana olah raga anggota dewan, staff ahli anggota dewan, dan juga pamdal. Di dalamnya terdapat sebuah lapangan badminton yang juga bisa digunakan untuk futsal.

Sekarang, setelah 7 tahun bergonta-ganti fungsi, gedung kecil ini seakan kembali ke fungsi awalnya, sebagai tempat penyampaian aspirasi. Di sini, selain mengungsi, mahasiswa SETIA juga mengadu ke wakil rakyat agar mereka bisa pulang ke kampusnya dan beraktifitas seperti biasa. (lrn/irw)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel