Tawuran di Pinang Ranti
Ketua RT: Aksi Warga Dipicu Tindakan Mahasiswa SETIA
Sabtu, 26/07/2008 11:57 WIB
Terkait
Jakarta
Penyerangan warga ke kampus Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar (SETIA) bukan tanpa sebab. Warga mengaku, aksi mereka dipicu tindakan anarkis mahasiswa SETIA.
Ketua RT 005/05 Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Slamet Wiyono menuturkan, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat 25 Juli , dirinya terbangun karena mendengar suara ribut-ribut. Saat keluar rumah, dia melihat warga sudah berkerumun.
"Katanya ada orang kampus (mahasiswa) yang mencuri pompa air di rumah Pak Jamari di RW 4," kata Slamet saat ditemui di rumahnya, Sabtu (26/7/2008).
Slamet kemudian pergi ke rumah Jamari. Namun sesampainya di sana, mahasiswa SETIA yang disangka melakukan pencurian sudah dibawa ke kantor polisi. Warga pun membubarkan diri.
Namun sekitar pukul 03.00 WIB, suasana kembali ramai. Tersiar kabar sejumlah mahasiswa SETIA tidak terima temannya ditangkap. Mereka menimpuki sejumlah rumah penduduk dengan batu.
"Kalau di daerah sini (di wilayahnya) 2 mobil warga rusak kena batu," ujar Slamet.
Tak lama kemudian, terdengar pengumuman dari masjid setempat. Pengumuman itu meminta kaum wanita untuk tetap berada di dalam rumah karena khawatir ada keributan.
"Tapi setelah itu ada suara Pak RW minta warga tetap tenang karena persoalannya sudah ditangani sama polisi," ungkap Slamet.
Tapi tidak lama kemudian, sambung Slamet, asrama putri SETIA dilempari batu oleh remaja setempat. Selamet mengaku tidak tahu siapa yang memimpin aksi tersebut. (djo/djo)
Ketua RT 005/05 Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Slamet Wiyono menuturkan, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat 25 Juli , dirinya terbangun karena mendengar suara ribut-ribut. Saat keluar rumah, dia melihat warga sudah berkerumun.
"Katanya ada orang kampus (mahasiswa) yang mencuri pompa air di rumah Pak Jamari di RW 4," kata Slamet saat ditemui di rumahnya, Sabtu (26/7/2008).
Slamet kemudian pergi ke rumah Jamari. Namun sesampainya di sana, mahasiswa SETIA yang disangka melakukan pencurian sudah dibawa ke kantor polisi. Warga pun membubarkan diri.
Namun sekitar pukul 03.00 WIB, suasana kembali ramai. Tersiar kabar sejumlah mahasiswa SETIA tidak terima temannya ditangkap. Mereka menimpuki sejumlah rumah penduduk dengan batu.
"Kalau di daerah sini (di wilayahnya) 2 mobil warga rusak kena batu," ujar Slamet.
Tak lama kemudian, terdengar pengumuman dari masjid setempat. Pengumuman itu meminta kaum wanita untuk tetap berada di dalam rumah karena khawatir ada keributan.
"Tapi setelah itu ada suara Pak RW minta warga tetap tenang karena persoalannya sudah ditangani sama polisi," ungkap Slamet.
Tapi tidak lama kemudian, sambung Slamet, asrama putri SETIA dilempari batu oleh remaja setempat. Selamet mengaku tidak tahu siapa yang memimpin aksi tersebut. (djo/djo)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
