Hakim Korup Belum Disentuh KPK
Sabtu, 26/07/2008 00:15 WIB
Jakarta
Coreng moreng dunia hukum di Indonesia sudah memprihatinkan dengan adanya praktik mafia peradilan yang melibatkan semua pelaku hukum. Sayangnya, guna memberantasnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menyentuh profesi hakim.
"Dari dua periode sampai sekarang,KPK belum menyentuh satu orang pun hakim yang terlibat praktik mafia peradilan," ungkap Direktur Pusat Kajian Studi Anti
Korupsi Denny Indrayana.
Denny menyatakan hal itu dalam dialog 'Membongkar Mafia Peradilan' yang diselenggarakan Poros
Wartawan Jakarta (PWJ) di Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2008).
Menurut Denny, saat ini KPK baru sebatas menindak sejumlah kalangan di lapisan terbawah dalam praktik mafia peradilan. Padahal, mafia peradilan ini melibatkan hampir semua komponen institusi pemerintah, seperti hakim, jaksa, polisi, pengacara bahkan dunia akademisi.
"Jaksa pun baru hanya satu, sedangkan KPK belum menindak polisi. Polisi pun ada
hanya dari internal KPK saat itu," ujarnya.
Denny menilai, praktik mafia peradilan merupakan tindak kejahatan yang lebih berbahaya dibanding pelaku kejahatan itu sendiri, khususnya tindak pidana korupsi.
"Kalau korupsi adalah perbuatan haram, maka bagi pelaku penegak hukum yang memanipulasi, kasus haramnya dua kali," tegasnya.
Selama ini, lanjut Denny, belum ada tindakan pencegahan terhadap praktik seperti ini. Bahkan, sejumlah lembaga hukum belum pernah melakukan upaya internal dalam memberikan sanksi yang berefek jera.
"Dalam kasus telepon-teleponan Artalyta dengan kepala pengadilan Jakarta Barat yang hanya dicopot dari jabatannya adalah bentuk tidak seriusnya memberikan sangsi," imbuhnya.
KPK sebagai lembaga yang sedang mendapat perhatian positif dari masyarakat, menurut Denny, harusnya bisa melakukan tindakan terhadap korps pengadilan yang belum tersentuh dari penegak hukum lainnya. (zal/nwk)
"Dari dua periode sampai sekarang,KPK belum menyentuh satu orang pun hakim yang terlibat praktik mafia peradilan," ungkap Direktur Pusat Kajian Studi Anti
Korupsi Denny Indrayana.
Denny menyatakan hal itu dalam dialog 'Membongkar Mafia Peradilan' yang diselenggarakan Poros
Wartawan Jakarta (PWJ) di Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2008).
Menurut Denny, saat ini KPK baru sebatas menindak sejumlah kalangan di lapisan terbawah dalam praktik mafia peradilan. Padahal, mafia peradilan ini melibatkan hampir semua komponen institusi pemerintah, seperti hakim, jaksa, polisi, pengacara bahkan dunia akademisi.
"Jaksa pun baru hanya satu, sedangkan KPK belum menindak polisi. Polisi pun ada
hanya dari internal KPK saat itu," ujarnya.
Denny menilai, praktik mafia peradilan merupakan tindak kejahatan yang lebih berbahaya dibanding pelaku kejahatan itu sendiri, khususnya tindak pidana korupsi.
"Kalau korupsi adalah perbuatan haram, maka bagi pelaku penegak hukum yang memanipulasi, kasus haramnya dua kali," tegasnya.
Selama ini, lanjut Denny, belum ada tindakan pencegahan terhadap praktik seperti ini. Bahkan, sejumlah lembaga hukum belum pernah melakukan upaya internal dalam memberikan sanksi yang berefek jera.
"Dalam kasus telepon-teleponan Artalyta dengan kepala pengadilan Jakarta Barat yang hanya dicopot dari jabatannya adalah bentuk tidak seriusnya memberikan sangsi," imbuhnya.
KPK sebagai lembaga yang sedang mendapat perhatian positif dari masyarakat, menurut Denny, harusnya bisa melakukan tindakan terhadap korps pengadilan yang belum tersentuh dari penegak hukum lainnya. (zal/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
