Ada Lubang di Perut Pesawat, Boeing 747 Mendarat Darurat
Jumat, 25/07/2008 14:59 WIB
Boeing 747 milik Qantas (AFP)
Manila
Sebuah pesawat Boeing 747-400 terpaksa dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di bandara Manila, Filipina setelah mengalami drama menegangkan di udara. Saat pesawat milik maskapai Australia, Qantas itu mengudara, terdengar suara dentuman keras.
Setelah itu timbul lubang besar yang menganga pada bagian perut pesawat yang bertujuan ke Melbourne, Australia itu.
Pesawat yang bertolak dari Hong Kong tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Manila. Tak ada yang cedera dalam insiden itu. Namun para penumpang sempat dilanda ketakutan ketika pesawat yang mereka naiki mendadak turun 6 ribu meter.
"Ada dentuman mengerikan dan serpihan puing beterbangan ke arah kelas 1 dan masker oksigen diturunkan," kata June Kane, salah seorang penumpang dari Melbourne.
"Itu benar-benar mengerikan," imbuh Kane yang cemas begitu melihat lubang besar di pesawat, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/7/2008).
Pejabat operasi bandara Manila, Ding Lima mengatakan, tekanan udara dalam kabin pesawat Flight QF30 itu anjlok beberapa saat setelah meninggalkan Hong Kong menuju Melbourne.
"Kapten pesawat segera menghubungi menara kontrol Manila untuk melakukan pendaratan secepatnya," kata Lima.
"Ada lubang besar di perut pesawat dekat sayap kanan dengan diameter sekitar tiga meter," jelasnya.
Pesawat tersebut mengangkut 346 penumpang dan 19 kru. Pesawat tersebut awalnya bertolak dari London, Inggris dan singgah di Hong Kong. Kini, pesawat masih berada di bandara Manila dan sedang diperiksa oleh para teknisi. (ita/iy)
Setelah itu timbul lubang besar yang menganga pada bagian perut pesawat yang bertujuan ke Melbourne, Australia itu.
Pesawat yang bertolak dari Hong Kong tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Manila. Tak ada yang cedera dalam insiden itu. Namun para penumpang sempat dilanda ketakutan ketika pesawat yang mereka naiki mendadak turun 6 ribu meter.
"Ada dentuman mengerikan dan serpihan puing beterbangan ke arah kelas 1 dan masker oksigen diturunkan," kata June Kane, salah seorang penumpang dari Melbourne.
"Itu benar-benar mengerikan," imbuh Kane yang cemas begitu melihat lubang besar di pesawat, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/7/2008).
Pejabat operasi bandara Manila, Ding Lima mengatakan, tekanan udara dalam kabin pesawat Flight QF30 itu anjlok beberapa saat setelah meninggalkan Hong Kong menuju Melbourne.
"Kapten pesawat segera menghubungi menara kontrol Manila untuk melakukan pendaratan secepatnya," kata Lima.
"Ada lubang besar di perut pesawat dekat sayap kanan dengan diameter sekitar tiga meter," jelasnya.
Pesawat tersebut mengangkut 346 penumpang dan 19 kru. Pesawat tersebut awalnya bertolak dari London, Inggris dan singgah di Hong Kong. Kini, pesawat masih berada di bandara Manila dan sedang diperiksa oleh para teknisi. (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
