detikcom
Rabu, 23/07/2008 15:47 WIB

SB Gelisah Tunggu Quick Count Pilkada Jatim

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir gelisah. Berkali-kali dirinya mengusap wajah untuk sekedar menghilangkan rasa cemas menunggu hasil perhitungan cepat pilkada Jatim.

Pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) merupakan pasangan cagub cawagub yang diusung Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera. Suara Karsa masih susul menyusul dengan pasangan lainnya.

"Waduh berat, berat. 30 persen saja belum sampai," katanya di kediamannya Jl Metro Pondok Indah, Jakarta, Rabu (23/7/2008).

Sambil memantau perhitungan cepat, SB mengaku merasa lelah bila harus melalui putaran kedua untuk memenangkan pilkada. Menurut dia, bila harus dua kali putaran akan menghabiskan tenaga, dana, dan pikiran.

"Kalau dua putaran sangat berat. Dua calon sama-sama punya kans. Banyak energi yang keluar baik tenaga dan pikiran," ungkapnya.

Namun pihaknya akan tetap mendukung bila harus menjalani dua kali putaran. Pihaknya juga akan langsung melakukan lobi-lobi untuk menggaet suara dari calon lain yang kalah.

Berita-berita mengenai pilkada Jatim dapat dilihat langsung di surabaya.detik.com.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gus/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%