detikcom
Selasa, 22/07/2008 20:29 WIB

Ongkos Haji Ditetapkan Naik Rp 4-5 Juta

Chairina Fatia - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kenaikan harga minyak dunia berimbas pada kenaikan ongkos naik haji. Pemerintah dan Komisi VIII DPR memutuskan untuk menaikkan biaya perjalanan haji Rp 4-5 juta. Dan ini tergantung embarkasi keberangkatan.

"BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) mengalami kenaikan. Ini disebabkan oleh naiknya harga minyak dunia," kata Menag Maftuh Basyuni dalam jumpa pers di Kantor Departemen Agama, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2008).

Maftuh melanjutkan bahwa besaran kenaikan ini telah disampaikan kepada Presiden SBY dan tinggal menunggu untuk ditetapkan sebagai Peraturan Presiden (Perpres) untuk disetujui.

"Saat ini masih diselesaikan administrasinya. Dalam 1-2 hari Perpers akan keluar," tambah Maftuh.

Khusus mulai tahun ini, Maftuh melanjutkan bahwa pemerintah melanjutkan perubahan sistem pemberangkatan haji yakni dari sistem zona ke sistem embarkasi. "Setiap embarkasi beda harganya, yang termahal seperti embarkasi Makassar Rp 4.715.000 juta," kata dia.

Maftuh juga menjelaskan bahwa untuk biaya operasional di Indonesia pun ada kenaikan sebesar Rp 100 ribu. Antara lain dengan rincian untuk konsumsi, dari Rp 50.000 jadi Rp 60.000, asuransi dari Rp 75.000 menjadi Rp 100.000.

"Seminggu dari hari ini akan ditentukan kapan membayar kekurangannya," imbuh Maftuh.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ndr/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%