detikcom
Jumat, 18/07/2008 23:50 WIB

Presiden Tutup Pesta Danau Toba

Khairul Ikhwan - detikNews
SBY bernyanyi bersama Gubernur Sumut (Setpres)
Prapat - Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi menutup Pesta Danau Toba (PDT) di Sumatera Utara. Acara penutupan yang berlangsung di Open Stage Kota Prapat, Kabupaten Simalungun, ditandai pula dengan lahirnya rekor untuk ulos terpanjang di dunia.

Dalam sambutan menutup PDT, SBY menyatakan kekagumannya dengan pesona alam Danau Toba. SBY yang baru dua kali datang ke danau terbesar di Asia Tenggara tersebut, menjanjikan pemerintah siap mendorong pengembangan Danau Toba menjadi objek wisata andalan nusantara yang akan menjadi kebanggaan dunia, baik dalam pengelolaan ekosistem, keindahan alam, nilai sejarah maupun pesona seni dan budayanya.

"Tidak banyak pesona alam di dunia ini yang memiliki kekhasan seperti Danau Toba. Sayang apabila potensi alam yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa ini tidak kita dayagunakan," ujar Presiden, Jumat (18/7/2008).

Lebih lanjut SBY yang berkunjung bersama Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu itu menyatakan, masyarakat dunia saat ini cenderung menjatuhkan pilihan kunjungan wisata ke objek-objek wisata yang indah, alami, mempunyai nilai historis tinggi dan ekosistem yang terpelihara baik. Hal ini harus disiasati secara arif, dengan komitmen lebih tinggi melestarikan ekosistem maka objek wisata Danau Toba akan mendunia dan kunjungan wisatawan mancanegara akan tumbuh.

"Ini yang harus kita lakukan secara bersama," ujar SBY dalam acara yang dihadiri ribuan warga tersebut.

Dengan pengembangan lebih terprogram, ditambah komitmen lebih sungguh-sungguh mengembangkan seni dan budaya daerah Sumatera Utara, Presiden optimis kepariwisataan Danau Toba akan meningkat, perekonomian bergerak dan muaranya memberi sumbangan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Setelah menyaksikan sederetan pagelaran seni dan budaya lokal Sumut, Presiden kemudian melantunkan suaranya dengan menyanyikan lagu 'Nasonang Do Hitana Dua' yang diikuti pleh para menteri dan pejabat tinggi lainnya.

Acara Puncak Pesta Danau Toba juga diisi dengan lahirnya rekor baru berupa ulos terpanjang di dunia yakni 55 meter dengan lebar 84 sentimeter. Ulos yang jenis sape-sape nagajan tersebut dkerjakan pengrajin Naimonang Sibarani selama 750 jam atau dua setengah bulan. Pengakuan rekor itu ditandai dengan penyerahan piagam dari pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana kepada Gubernur Sumut Syamsul Arifin.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/aba)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%