Helmy Yahya Jadi Cawagub Sumsel, Golput Pikir-pikir
Jumat, 18/07/2008 00:48 WIB
(Wikipedia)
Palembang
Helmy Yahya dicalonkan menjadi cawagub Sumatera Selatan (Sumsel). Golongan putih (golput) pun dibuat pikir-pikir karenanya.
Helmy diusung sebagai cawagub Sumsel oleh PDI Perjuangan, PKS, PPP, dan sejumlah koalisi parpol kecil.
“Terus-terang, saya ini mau mengambil sikap golput dalam pemilihan gubernur Sumsel nanti, seperti saat pemilihan walikota Palembang kemarin. Tapi, setelah tahu Helmy Yahya maju, serta mendengar sejumlah pemikirannya melalui beberapa seminar dan talkshow di kampus, radio, dan tv, saya mungkin akan memilih dia,” kata Zulkarnain, seorang pelaku bisnis IT di Palembang, dalam sebuah perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/7/2008).
Menurutnya, Helmy yang sebelumnya dikenal sebagai selebritis ternyata memiliki visi dan misi pembaharuan dalam karakter pemerintahan di Sumsel. Misinya dalam memperbaiki SDM Sumsel, khususnya kaum muda, membuatnya tergugah.
“Dia sangat tepat mengatakan bahwa selain ilmu pengetahuan, anak muda sekarang harus memiliki mental yang bagus. Sebab tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,” kata Zulkarnain.
Sementara Vera Kurniawan, seorang pegawai sebuah perusahaan jasa komunikasi seluler, mengatakan dia tertarik dengan Helmy, karena termasuk orang muda.
“Saya melihat pada sosok Helmy ada keinginan perubahaan. Karier dan karya-karyanya menunjukkan hal itu. Bukan tidak mungkin kemampuannya dalam manajemen dan promosi dapat ditularkan saat dia mengelola birokrat nanti,” tutur Vera.
Baik Zulkarnain maupun Vera, menilai tiga nama lainnya sebagai calon pemimpin Sumsel yakni Syahrial Oesman yang akan didampingi Helmy Yahya, maupun pasangan Alex Noerdin dan Eddy Yusuf, bukan sosok yang memberikan 'harapan'. Kenapa?
“Mereka itu kan birokrat sejati, orang lama, jadi sulitlah mereka diharapkan mau melakukan perubahan, apalagi mengerti keinginan orang muda,” kata Zulkarnain.
Bukankah Helmy Yahya berpasangan dengan Syahrial Oesman? “Ya, memang demikian. Tapi, nanti kan ada pembagian tugas. Harapan saya, Helmy dapat memengaruhi pemikiran Syahrial Oesman dalam memimpin Sumsel bila mereka terpilih,” kata Zulkarnain.
Sejumlah pemilihan kepala daerah di Sumsel dalam tahun 2008 ini, angka golput cukup tinggi. Rata-rata 30 persen. Bahkan, saat Pilkada Kota Palembang periode 2008-2013, yang dimenangkan Eddy Santana Putra-Romi Harton, suara golput nyaris mencapai 40 persen.
Maka, tidak heran, pemilihan gubernur Sumatra Selatan periode 2008-2013 jauh-jauh hari diprediksi sejumlah kalangan akan dipenuhi suara golput. (tw/nwk)
Helmy diusung sebagai cawagub Sumsel oleh PDI Perjuangan, PKS, PPP, dan sejumlah koalisi parpol kecil.
“Terus-terang, saya ini mau mengambil sikap golput dalam pemilihan gubernur Sumsel nanti, seperti saat pemilihan walikota Palembang kemarin. Tapi, setelah tahu Helmy Yahya maju, serta mendengar sejumlah pemikirannya melalui beberapa seminar dan talkshow di kampus, radio, dan tv, saya mungkin akan memilih dia,” kata Zulkarnain, seorang pelaku bisnis IT di Palembang, dalam sebuah perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/7/2008).
Menurutnya, Helmy yang sebelumnya dikenal sebagai selebritis ternyata memiliki visi dan misi pembaharuan dalam karakter pemerintahan di Sumsel. Misinya dalam memperbaiki SDM Sumsel, khususnya kaum muda, membuatnya tergugah.
“Dia sangat tepat mengatakan bahwa selain ilmu pengetahuan, anak muda sekarang harus memiliki mental yang bagus. Sebab tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,” kata Zulkarnain.
Sementara Vera Kurniawan, seorang pegawai sebuah perusahaan jasa komunikasi seluler, mengatakan dia tertarik dengan Helmy, karena termasuk orang muda.
“Saya melihat pada sosok Helmy ada keinginan perubahaan. Karier dan karya-karyanya menunjukkan hal itu. Bukan tidak mungkin kemampuannya dalam manajemen dan promosi dapat ditularkan saat dia mengelola birokrat nanti,” tutur Vera.
Baik Zulkarnain maupun Vera, menilai tiga nama lainnya sebagai calon pemimpin Sumsel yakni Syahrial Oesman yang akan didampingi Helmy Yahya, maupun pasangan Alex Noerdin dan Eddy Yusuf, bukan sosok yang memberikan 'harapan'. Kenapa?
“Mereka itu kan birokrat sejati, orang lama, jadi sulitlah mereka diharapkan mau melakukan perubahan, apalagi mengerti keinginan orang muda,” kata Zulkarnain.
Bukankah Helmy Yahya berpasangan dengan Syahrial Oesman? “Ya, memang demikian. Tapi, nanti kan ada pembagian tugas. Harapan saya, Helmy dapat memengaruhi pemikiran Syahrial Oesman dalam memimpin Sumsel bila mereka terpilih,” kata Zulkarnain.
Sejumlah pemilihan kepala daerah di Sumsel dalam tahun 2008 ini, angka golput cukup tinggi. Rata-rata 30 persen. Bahkan, saat Pilkada Kota Palembang periode 2008-2013, yang dimenangkan Eddy Santana Putra-Romi Harton, suara golput nyaris mencapai 40 persen.
Maka, tidak heran, pemilihan gubernur Sumatra Selatan periode 2008-2013 jauh-jauh hari diprediksi sejumlah kalangan akan dipenuhi suara golput. (tw/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 18:47 WIB
Pemeriksaan Ari Sigit Ditunda Hingga Rabu 23 Mei
-
Senin, 21/05/2012 18:44 WIB
5 Bandit Jalanan Ditembak Polisi
-
Senin, 21/05/2012 18:44 WIB
Laporan dari Australia
Ical Minta Polri Diberi Payung Hukum Tindak Ormas Anarkis
-
Senin, 21/05/2012 18:35 WIB
Innova yang Dipakai Staf Kedutaan Inggris Hilang di Pondok Indah Mall
-
Senin, 21/05/2012 18:34 WIB
Jual 27 Tiket KA Bisnis Tak Jelas, Agen di Purworejo Diancam Ditutup
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 18:07 WIB
Keluarga Hanya Diberi Waktu 10 Menit Lihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 18:17 WIB
Mendagri: Ormas Tak Boleh Ancam Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 2,792.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
