Mutilasi Ragunan
Lingkungan Margonda Residence Tempat Heri Dibunuh Relatif Sepi
Rabu, 16/07/2008 18:15 WIB
Jakarta
Heri Santoso dibunuh di tower C kamar 309 A Apartemen Margonda Residence Depok. Suasana apartemen tempat korban dihabisi memang relatif sepi.
Ira (27), warga apartemen tersebut, kepada detikcom mengatakan apartemen Margonda Residence memang sudah banyak terjual. Namun para pembeli banyak yang mengontrakkan apartemennya kepada pihak lain.
"Yang tinggal di sini kebanyakan mahasiswa, dosen atau orang kantoran," ujar perempuan yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Indonesia ini.
Karena kesibukan penghuni, apartemen ini sepi pada siang hari. Apartemen baru ramai pada malam hari. "Apalagi orang kantoran. Apartemen buat tidur doang. Pagi-pagi udah pergi kerja, pulang malam," imbuhnya.
Terkait dengan tempat pembunuhan di tower C kamar 309 A, menurut Ira lantai tersebut lebih sepi dari lantai lain. Sebab, penghuni di tower lain tidak punya akses ke lantai tersebut, tidak seperti lantai-lantai lainnya. Walhasil, kebanyakan memang penghuni lantai itu saja yang mondar-mandir di lantai 3.
"Kalau sampai ada pembunuhan, belum tentu tetangga tahu. Karena, belum tentu juga kamar di sebelahnya ada orang, kan banyak yang dikontrakkan," jelas dia.
Warga sempat bertanya-tanya saat melihat polisi memasang police line di kamar terbunuhnya Heri, Selasa (15/7/2008) malam. Bahkan, lanjut Ira, pihak pengelola dan pemasaran terlihat berada di lokasi sampai larut malam.
"Pengamanan memang pakai kartu akses, tapi sering juga orang menunggu penghuni membuka pintu agar dia bisa masuk ke dalam tanpa kartu akses," pungkas dia. (fay/asy)
Ira (27), warga apartemen tersebut, kepada detikcom mengatakan apartemen Margonda Residence memang sudah banyak terjual. Namun para pembeli banyak yang mengontrakkan apartemennya kepada pihak lain.
"Yang tinggal di sini kebanyakan mahasiswa, dosen atau orang kantoran," ujar perempuan yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Indonesia ini.
Karena kesibukan penghuni, apartemen ini sepi pada siang hari. Apartemen baru ramai pada malam hari. "Apalagi orang kantoran. Apartemen buat tidur doang. Pagi-pagi udah pergi kerja, pulang malam," imbuhnya.
Terkait dengan tempat pembunuhan di tower C kamar 309 A, menurut Ira lantai tersebut lebih sepi dari lantai lain. Sebab, penghuni di tower lain tidak punya akses ke lantai tersebut, tidak seperti lantai-lantai lainnya. Walhasil, kebanyakan memang penghuni lantai itu saja yang mondar-mandir di lantai 3.
"Kalau sampai ada pembunuhan, belum tentu tetangga tahu. Karena, belum tentu juga kamar di sebelahnya ada orang, kan banyak yang dikontrakkan," jelas dia.
Warga sempat bertanya-tanya saat melihat polisi memasang police line di kamar terbunuhnya Heri, Selasa (15/7/2008) malam. Bahkan, lanjut Ira, pihak pengelola dan pemasaran terlihat berada di lokasi sampai larut malam.
"Pengamanan memang pakai kartu akses, tapi sering juga orang menunggu penghuni membuka pintu agar dia bisa masuk ke dalam tanpa kartu akses," pungkas dia. (fay/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
