Survei CSIS: Capres Dipilih Bukan Karena Partainya
Selasa, 15/07/2008 13:31 WIB
Jakarta
Masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih presiden berdasarkan personalitasnya bukan partai pengusungnya. Inilah hasil survei CSIS untuk Pemilu 2009.
Survei CSIS ini dilakukan di 13 provinsi di Indonesia yang mempunyai kursi anggota dewan terbesar di DPR. Survei diambil pada 11-17 Mei 2008 terhadap 3.000 responden dengan metode alat bantu menunjukkan foto figur dari masing-masing tokoh 34 partai yang ikut dalam Pemilu 2009.
"Hasil survei ini mengindikasikan bahwa pemilih lebih memilih tokoh sebagai presiden dibandingkan memilih partai," kata ketua tim peneliti survei CSIS, Nico Harjanto, dalam temu media laporan pendahuluan survei CSIS tentang perilaku pemilih 2008 untuk Pemilu 2009 di Gedung CSIS, Jl Tanah Abang III No 23-27, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2008).
Menurut Nico, masyarakat lebih mudah mengenal dan menilai figur daripada partainya. Pilihan politik masyarakat Indonesia tidak lagi mudah dimanipulasi dengan intimidasi dan pemberian uang semata. Masyarakat Indonesia makin mampu menilai secara konsisten.
"Promosi yang gencar tidak menjamin popularitas tokoh akan naik. Contohnya saja kasus Soetrisno Bachir. Masyarakat yang ditemui pada survei ini jarang yang tahu tentang Soetrisno Bachir dan mencalonkan dia," ujarnya.
7 figur terbaik yang dipilih masyarakat untuk menjadi presiden dalam survei dimulai dari urutan 7 yakni 3,6 persen memilih Gus Dur, 4,3 persen memilih Jusuf Kalla, 7,6 persen memilih Wiranto, 7,9 persen memilih Hidayat Nur Wahid, 8,8 persen memilih Sri Sultan Hamengkubuwono X, 14,7 persen memilih SBY, dan urutan teratas dengan 23,2 persen memilih Megawati Soekarnoputri.
(gus/aba)
Survei CSIS ini dilakukan di 13 provinsi di Indonesia yang mempunyai kursi anggota dewan terbesar di DPR. Survei diambil pada 11-17 Mei 2008 terhadap 3.000 responden dengan metode alat bantu menunjukkan foto figur dari masing-masing tokoh 34 partai yang ikut dalam Pemilu 2009.
"Hasil survei ini mengindikasikan bahwa pemilih lebih memilih tokoh sebagai presiden dibandingkan memilih partai," kata ketua tim peneliti survei CSIS, Nico Harjanto, dalam temu media laporan pendahuluan survei CSIS tentang perilaku pemilih 2008 untuk Pemilu 2009 di Gedung CSIS, Jl Tanah Abang III No 23-27, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2008).
Menurut Nico, masyarakat lebih mudah mengenal dan menilai figur daripada partainya. Pilihan politik masyarakat Indonesia tidak lagi mudah dimanipulasi dengan intimidasi dan pemberian uang semata. Masyarakat Indonesia makin mampu menilai secara konsisten.
"Promosi yang gencar tidak menjamin popularitas tokoh akan naik. Contohnya saja kasus Soetrisno Bachir. Masyarakat yang ditemui pada survei ini jarang yang tahu tentang Soetrisno Bachir dan mencalonkan dia," ujarnya.
7 figur terbaik yang dipilih masyarakat untuk menjadi presiden dalam survei dimulai dari urutan 7 yakni 3,6 persen memilih Gus Dur, 4,3 persen memilih Jusuf Kalla, 7,6 persen memilih Wiranto, 7,9 persen memilih Hidayat Nur Wahid, 8,8 persen memilih Sri Sultan Hamengkubuwono X, 14,7 persen memilih SBY, dan urutan teratas dengan 23,2 persen memilih Megawati Soekarnoputri.
(gus/aba)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
