detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 11/07/2008 08:59 WIB

Pewaris Mak Erot Harus Berpuasa 140 Hari

Ramadhian Fadillah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sukabumi - Haji Saepulloh (37) kini menjadi penerus 'dinasti' Mak Erot. Ternyata tidak mudah untuk mewarisi ilmu dari sang maestro spesialis pembesar alat vital lelaki ini.

Haji Ulloh, panggilan Saepulloh, menuturkan selain karena ia dipilih langsung oleh sang nenek, ia juga harus menjalani sejumlah syarat. Syarat yang pertama harus berpuasa selama 140 hari.

"Saya juga harus melakukan pati geni 7 hari 7 malam," ujar Haji Ulloh saat ditemui detikcom di rumahnya Jalan Puncak Bungur, Cisolok, Sukabumi, Kamis malam (11/7/2008).

Haji Ulloh menjelaskan, yang dimaksud 'pati geni' adalah mengasingkan diri, tidak bertemu siapapun dan tidak makan dan minum apapun selama waktu yang ditentukan.

Ia menjelaskan dari awal, dirinya memang sudah dipilih oleh Mak Erot untuk meneruskan bisnis miliaran rupiah ini. "Saya cucu kesayangannya," ungkap pria berkumis ini.

Ternyata tidak semua penerus Mak Erot mewarisi kesaktian sang maestro ini. Andika (25), adik Haji Ulloh mengaku tidak bisa mempermak alat vital pria seperti yang dilakukan kakaknya.

"Saya tahu tata caranya, tapi tidak bisa mengobati," ujar pria ramah ini.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rdf/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close