detikcom
Jumat, 11/07/2008 08:59 WIB

Pewaris Mak Erot Harus Berpuasa 140 Hari

Ramadhian Fadillah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sukabumi - Haji Saepulloh (37) kini menjadi penerus 'dinasti' Mak Erot. Ternyata tidak mudah untuk mewarisi ilmu dari sang maestro spesialis pembesar alat vital lelaki ini.

Haji Ulloh, panggilan Saepulloh, menuturkan selain karena ia dipilih langsung oleh sang nenek, ia juga harus menjalani sejumlah syarat. Syarat yang pertama harus berpuasa selama 140 hari.

"Saya juga harus melakukan pati geni 7 hari 7 malam," ujar Haji Ulloh saat ditemui detikcom di rumahnya Jalan Puncak Bungur, Cisolok, Sukabumi, Kamis malam (11/7/2008).

Haji Ulloh menjelaskan, yang dimaksud 'pati geni' adalah mengasingkan diri, tidak bertemu siapapun dan tidak makan dan minum apapun selama waktu yang ditentukan.

Ia menjelaskan dari awal, dirinya memang sudah dipilih oleh Mak Erot untuk meneruskan bisnis miliaran rupiah ini. "Saya cucu kesayangannya," ungkap pria berkumis ini.

Ternyata tidak semua penerus Mak Erot mewarisi kesaktian sang maestro ini. Andika (25), adik Haji Ulloh mengaku tidak bisa mempermak alat vital pria seperti yang dilakukan kakaknya.

"Saya tahu tata caranya, tapi tidak bisa mengobati," ujar pria ramah ini.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rdf/iy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%