Mak Erot Berpulang, Wariskan Bisnis Miliaran Rupiah
Jumat, 11/07/2008 08:26 WIB
Haji Saepulloh (Ramadhian/detikcom).
Sukabumi
Maestro spesialis pembesar alat vital lelaki, Mak Erot, telah berpulang. Semasa hidup, Mak Erot tampil sederhana, seperti khas orang desa.
Namun tak dinyana, nenek yang menetap di Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini di akhir hidupnya mewariskan bisnis beromset miliaran rupiah!
Dari mana angka ini didapat? Mari kita hitung. Jika ada pasien datang untuk dipijit Mak Erot, maka pasien harus merogoh kocek cukup dalam untuk biaya pendaftaran dan praktek, Rp 700 ribu.
Haji Saepulloh, sang cucu sekaligus pewaris Mak Erot, mengaku setiap hari rata-rata mengobati sepuluh pasien. Total per hari ia bisa mengantongi Rp 7 juta. Dikalikan sebulan, jumlah ini mencapai Rp 210 juta. Angka pertahunnya lebih dahsyat lagi, Rp 2,5 miliar!
Haji Ulloh, panggilan akrab Saepulloh, menuturkan, ia bekerja 7 hari seminggu. Khusus hari Jumat, ia baru buka usai menunaikan salat Jumat.
"Emak (Mak Erot) pernah berpesan, selarut apa pun kalau ada yang minta diobati ya harus. Walau kita baru tidur satu atau dua jam," ujar pria berkaca mata ini pada detikcom di rumahnya, Jalan Puncak Bungur, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Kamis malam (10/7/2008).
Rumah Haji Ulloh cukup megah. Di depan rumahnya juga terdapat sebuah counter HP yang dikelola adiknya. Ia mengaku karena banyak pasien dari luar kota ia harus membagi waktunya seminggu di Jakarta dan seminggu di Sukabumi.
Nama Mak Erot masih menjadi trade mark untuk urusan yang satu ini. Sebagai pewaris, kini aliran rupiah ini pun mengalir ke Haji Ulloh.
(rdf/nrl)
Namun tak dinyana, nenek yang menetap di Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini di akhir hidupnya mewariskan bisnis beromset miliaran rupiah!
Dari mana angka ini didapat? Mari kita hitung. Jika ada pasien datang untuk dipijit Mak Erot, maka pasien harus merogoh kocek cukup dalam untuk biaya pendaftaran dan praktek, Rp 700 ribu.
Haji Saepulloh, sang cucu sekaligus pewaris Mak Erot, mengaku setiap hari rata-rata mengobati sepuluh pasien. Total per hari ia bisa mengantongi Rp 7 juta. Dikalikan sebulan, jumlah ini mencapai Rp 210 juta. Angka pertahunnya lebih dahsyat lagi, Rp 2,5 miliar!
Haji Ulloh, panggilan akrab Saepulloh, menuturkan, ia bekerja 7 hari seminggu. Khusus hari Jumat, ia baru buka usai menunaikan salat Jumat.
"Emak (Mak Erot) pernah berpesan, selarut apa pun kalau ada yang minta diobati ya harus. Walau kita baru tidur satu atau dua jam," ujar pria berkaca mata ini pada detikcom di rumahnya, Jalan Puncak Bungur, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Kamis malam (10/7/2008).
Rumah Haji Ulloh cukup megah. Di depan rumahnya juga terdapat sebuah counter HP yang dikelola adiknya. Ia mengaku karena banyak pasien dari luar kota ia harus membagi waktunya seminggu di Jakarta dan seminggu di Sukabumi.
Nama Mak Erot masih menjadi trade mark untuk urusan yang satu ini. Sebagai pewaris, kini aliran rupiah ini pun mengalir ke Haji Ulloh.
(rdf/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
