Pengumuman Penerimaan Siswa Baru di Solo Diulangi
Kamis, 10/07/2008 16:07 WIB
Solo
Pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Surakarta kisruh karena nama sejumlah siswa yang seharusnya diterima di sekolah negeri justru tidak ada di daftar. Protes muncul, panitia pun mengulangi pengumuman.
Seharusnya pengumuman PPDB di Solo telah selesai hari Rabu kemarin. Namun ternyata pengumuman penerimaan siswa baru tersebut terjadi kesalahan fatal. Banyak siswa yang seharusnya dapat diterima di sekolah pilihannya, namun setelah dilihat di pengumuman, namanya tidak tercantum.
Protes segera dilakukan oleh siswa dan orangtuanya. Menyadari kesalahan itu, panitia PPDB mengambil keputusan cepat. Semua kepala sekolah peserta PPDB online di Surakarta dikumpulkan. Diputuskan pula hari Kamis ini jam 14.00 WIB pengumuman ulang dilakukan. Istilah yang dipakai adalah revisi pengumuman.
"Ada kendala teknis. Print-out yang keluar pada pengumuman kemarin ada data yang terlewat. Ada data berisi siswa-siswa yang seharusnya diterima justru tidak masuk. Kebetulan yang terlewat itu data yang di tengah. Nanti jam dua siang ada pengumuman revisi," ujar Ketua Pelaksana PPDB online Kota Surakata, Budi Sartono, Kamis (10/7/2008).
Budi menegaskan bahwa pengumuman hari ini adalah revisi karena tidak semua pengumuman yang dilakukan kemarin terjadi kesalahan. Dia meyakinkan kedua pengumuman, baik yang kemarin maupun yang direvisi hari ini berdasarkan database yang dimiliki panitia. Revisi hari ini murni karena ada kesalahan teknis pada pengumuman pertama.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Budi mempersilakan siswa tersebut melakukan komplain. Komplain akan dilayani dan akan dianalisa. Dia mengatakan revisi pengumuman yang dilakukan hari ini sudah disertai pertimbangan yang tidak merugikan masyarakat. Dia menjamin komplain akan dilayani secara fair.
"Misalnya, yang kemarin telah dinyatakan diterima di sekolah pilihan pertama misalnya tapi lalu sekarang dalam revisi namanya tidak ada, itu bukan berarti tidak masuk atau diterima. Mungkin saja setelah direvisi, dia masuk di sekolah pilihan kedua sesuai nilai yang dimilikinya. Tapi kalau memang nilainya tidak masuk ya dia terlempar," paparnya.
"Secara jujur situasi seperti ini sudah menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Saya menyadari ada yang menuduh kami melakukan permainan. Kami merasakan itu. Tapi kejadian ini murni kesalahan teknis saja," lanjut dia.
Sementara itu, hari ini banyak peserta PPDB diantar orangtuanya datang ke Kantor Disdikpora Kota Surakarta di Jalan Hasunudin, Solo, untuk memprotes pengumuman. "Nilai saya 34,30 tapi tidak masuk. Sedangkan ada yang nilainya hanya 33 justru diterima," ujar Rosi, salah satu peserta yang protes. (mbr/asy)
Seharusnya pengumuman PPDB di Solo telah selesai hari Rabu kemarin. Namun ternyata pengumuman penerimaan siswa baru tersebut terjadi kesalahan fatal. Banyak siswa yang seharusnya dapat diterima di sekolah pilihannya, namun setelah dilihat di pengumuman, namanya tidak tercantum.
Protes segera dilakukan oleh siswa dan orangtuanya. Menyadari kesalahan itu, panitia PPDB mengambil keputusan cepat. Semua kepala sekolah peserta PPDB online di Surakarta dikumpulkan. Diputuskan pula hari Kamis ini jam 14.00 WIB pengumuman ulang dilakukan. Istilah yang dipakai adalah revisi pengumuman.
"Ada kendala teknis. Print-out yang keluar pada pengumuman kemarin ada data yang terlewat. Ada data berisi siswa-siswa yang seharusnya diterima justru tidak masuk. Kebetulan yang terlewat itu data yang di tengah. Nanti jam dua siang ada pengumuman revisi," ujar Ketua Pelaksana PPDB online Kota Surakata, Budi Sartono, Kamis (10/7/2008).
Budi menegaskan bahwa pengumuman hari ini adalah revisi karena tidak semua pengumuman yang dilakukan kemarin terjadi kesalahan. Dia meyakinkan kedua pengumuman, baik yang kemarin maupun yang direvisi hari ini berdasarkan database yang dimiliki panitia. Revisi hari ini murni karena ada kesalahan teknis pada pengumuman pertama.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Budi mempersilakan siswa tersebut melakukan komplain. Komplain akan dilayani dan akan dianalisa. Dia mengatakan revisi pengumuman yang dilakukan hari ini sudah disertai pertimbangan yang tidak merugikan masyarakat. Dia menjamin komplain akan dilayani secara fair.
"Misalnya, yang kemarin telah dinyatakan diterima di sekolah pilihan pertama misalnya tapi lalu sekarang dalam revisi namanya tidak ada, itu bukan berarti tidak masuk atau diterima. Mungkin saja setelah direvisi, dia masuk di sekolah pilihan kedua sesuai nilai yang dimilikinya. Tapi kalau memang nilainya tidak masuk ya dia terlempar," paparnya.
"Secara jujur situasi seperti ini sudah menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Saya menyadari ada yang menuduh kami melakukan permainan. Kami merasakan itu. Tapi kejadian ini murni kesalahan teknis saja," lanjut dia.
Sementara itu, hari ini banyak peserta PPDB diantar orangtuanya datang ke Kantor Disdikpora Kota Surakarta di Jalan Hasunudin, Solo, untuk memprotes pengumuman. "Nilai saya 34,30 tapi tidak masuk. Sedangkan ada yang nilainya hanya 33 justru diterima," ujar Rosi, salah satu peserta yang protes. (mbr/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
