Keluarga Pungkas Tidak Minta Tanggung Jawab Kwarnas Pramuka
Rabu, 09/07/2008 13:32 WIB
Pungkas bersiap mendaki McKinley (dok. Kwarnas Pramuka)
Jakarta
Meninggalnya Pungkas Tri Baruno di Gunung McKinley, Alaska, Amerika Serikat, merupakan pukulan yang berat buat keluarganya. Namun mereka tidak akan meminta pertanggungjawaban Kwartir Nasional Pramuka yang mempunyai program Ekspedisi Tunas Indonesia.
Air mata duka kadang masih menitik di wajah Ismiharti, ibunda Pungkas. Foto Pungkas berpakaian pramuka yang ada di pangkuannya terus dipegangnya. Sesekali kala memandang foto itu, tak kuasa airmata kembali mengucur membasahi pipi. Nama Pungkas pun kerap diucapkannya dengan lirih. "Pupung...".
Ismiharti mengaku terus menunggu kabar jenazah anaknya yang belum dievakuasi dari gunung tertinggi di Amerika Utara itu karena cuaca buruk. Yang dibutuhkannya hanya informasi mengenai kondisi anak bungsunya itu.
"Kami tidak meminta pertanggungjawaban. Kami hanya berharap dapat informasi secepatnya," kata Ismiharti yang duduk di ruang tamu rumahnya di Jl Komplek Larangan Indah, Jl Teratai II, Ciledug, Tangerang, Banten, Rabu (9/7/2008).
Terakhir kali Ismiharti mendapat kabar mengenai Pungkas Selasa sore. Sejak itu, tidak ada lagi informasi yang diterima. Dia meminta Kwartir Nasional Pramuka segera memberikan infomasi sekecil apa pun tentang keberadaan anaknya.
Selagi Ismiharti terus memikirkan puteranya yang berusia 20 tahun itu, tamu terus berdatangan menyampaikan turut berduka. Tenda telah dipasang, kursi telah disediakan. 2 Karangan bunga yang salah satunya dari Federasi Pemanjat Tebing Indonesia tampak terpajang di halaman. 'Turut Berduka Cita' menjadi ucapan tulus untuk meninggalnya pendaki muda Indonesia, Pungkas Tri Baruno.
(ana/fay)
Air mata duka kadang masih menitik di wajah Ismiharti, ibunda Pungkas. Foto Pungkas berpakaian pramuka yang ada di pangkuannya terus dipegangnya. Sesekali kala memandang foto itu, tak kuasa airmata kembali mengucur membasahi pipi. Nama Pungkas pun kerap diucapkannya dengan lirih. "Pupung...".
Ismiharti mengaku terus menunggu kabar jenazah anaknya yang belum dievakuasi dari gunung tertinggi di Amerika Utara itu karena cuaca buruk. Yang dibutuhkannya hanya informasi mengenai kondisi anak bungsunya itu.
"Kami tidak meminta pertanggungjawaban. Kami hanya berharap dapat informasi secepatnya," kata Ismiharti yang duduk di ruang tamu rumahnya di Jl Komplek Larangan Indah, Jl Teratai II, Ciledug, Tangerang, Banten, Rabu (9/7/2008).
Terakhir kali Ismiharti mendapat kabar mengenai Pungkas Selasa sore. Sejak itu, tidak ada lagi informasi yang diterima. Dia meminta Kwartir Nasional Pramuka segera memberikan infomasi sekecil apa pun tentang keberadaan anaknya.
Selagi Ismiharti terus memikirkan puteranya yang berusia 20 tahun itu, tamu terus berdatangan menyampaikan turut berduka. Tenda telah dipasang, kursi telah disediakan. 2 Karangan bunga yang salah satunya dari Federasi Pemanjat Tebing Indonesia tampak terpajang di halaman. 'Turut Berduka Cita' menjadi ucapan tulus untuk meninggalnya pendaki muda Indonesia, Pungkas Tri Baruno.
(ana/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
