Rawat Babi, Pria Dapat Penghargaan
Jumat, 04/07/2008 03:14 WIB
Beijing
Seekor babi membuat seorang warga China bernama bernama Fan Jianchuan mendapat penghargaan. Alasannya, Fan telah sepenuh hati merawat babi korban gempa di Provinsi Sichuan dan tidak melahapnya.
Pria yang sangat peduli babi itu pun dihadiahi penghargaan dari para aktivis People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), organisasi yang membela hak-hak binatang. Fan dinilai berjasa karena bersedia merawat seekor babi yang selamat dari bencana gempa berkekuatan 7,9 SR di Sinchuan, China, pada Mei lalu.
Babi yang berhasil hidup setelah melawan maut 36 hari di bawah reruntuhan puing-puing itu kemudian di bawa oleh Fan. Dalam usaha menyelamatkan hidupnya, si babi hanya mengkonsumsi arang kayu dan air hujan untuk minum.
Fan yang berprofesi sebagai bisnisman ini memberi julukan Zhu Jianqiang atau babi kuat pada babi yang telah tubuhnya semakin kurus itu.
"Terima kasih kepada Fan Jianchuan. Perjuangan Zhu Jianqiang yang luar biasa tidak sia-sia," kata Direktur PETA, Jason Baker, seperti dilansir Reuters, Kamis (3/7/2008).
"Zhu Jianqiang membuktikan bahwa babi termasuk miliaran hewan lainnya yang dibunuh untuk makanan. Babi sama-sama memiliki keinginan yang besar untuk selamat seperti manusia dan seluruh hewan lainnya," lanjutnya.
Jason berharap usai mendengar kisah ini, warga China terketuk hatinya untuk tidak lagi memakan babi sebagai makanan utama. Dan tentu saja, mengikuti jejak Fan yang berjanji akan merawat si babi hingga akhir hayatnya.
(ptr/fiq)
Pria yang sangat peduli babi itu pun dihadiahi penghargaan dari para aktivis People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), organisasi yang membela hak-hak binatang. Fan dinilai berjasa karena bersedia merawat seekor babi yang selamat dari bencana gempa berkekuatan 7,9 SR di Sinchuan, China, pada Mei lalu.
Babi yang berhasil hidup setelah melawan maut 36 hari di bawah reruntuhan puing-puing itu kemudian di bawa oleh Fan. Dalam usaha menyelamatkan hidupnya, si babi hanya mengkonsumsi arang kayu dan air hujan untuk minum.
Fan yang berprofesi sebagai bisnisman ini memberi julukan Zhu Jianqiang atau babi kuat pada babi yang telah tubuhnya semakin kurus itu.
"Terima kasih kepada Fan Jianchuan. Perjuangan Zhu Jianqiang yang luar biasa tidak sia-sia," kata Direktur PETA, Jason Baker, seperti dilansir Reuters, Kamis (3/7/2008).
"Zhu Jianqiang membuktikan bahwa babi termasuk miliaran hewan lainnya yang dibunuh untuk makanan. Babi sama-sama memiliki keinginan yang besar untuk selamat seperti manusia dan seluruh hewan lainnya," lanjutnya.
Jason berharap usai mendengar kisah ini, warga China terketuk hatinya untuk tidak lagi memakan babi sebagai makanan utama. Dan tentu saja, mengikuti jejak Fan yang berjanji akan merawat si babi hingga akhir hayatnya.
(ptr/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Mahfud MD: Ada Persoalan Komitmen dan Moral dalam Pemberian Grasi
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
