Gus Dur & Amien Rais Bertemu, Diharapkan Dapat Akur
Rabu, 02/07/2008 10:03 WIB
Jakarta
2 Tokoh nasional, Gus Dur dan Amien Rais, bertemu. 2 Orang yang pernah berseteru itu diharapkan dapat berkumpul kembali.
Pertemuan dua tokoh itu terjadi dalam diskusi tertutup bersama Rizal Ramli di Hotel Bumikarsa Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 2 Juli 2008.
Menurut salah satu orang yang hadir dalam diskusi itu, kedua tokoh itu berbicara intens setelah Rizal Ramli meninggalkan lokasi.
Selain membicarakan tentang kenaikan harga BBM, dua orang itu juga diharapkan akur kembali. Kendati kedua orang itu tidak membahas sampai Pemilu 2009.
"Belum sampai ke situ (Pemilu 2009). Teman-teman berharap bahwa tokoh-tokoh itu bisa berkumpul kembali. Insya Allah disambut, nanti biar teman-teman yang merajutnya. Peluang ada," ujar sumber detikcom yang enggan disebutkan namanya itu pada Selasa (1/7/2008) malam.
Selain itu, Amien dan Gus Dur, imbuh dia, menyesalkan tindakan represif aparat terhadap demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, karena demonstrasi di alam demokrasi adalah hak dasar warga negara.
"Kedua, bagaimana menjaga kemurnian dan kelangsungan hak angket BBM ini, sehingga bisa menghasilkan manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat kita," imbuhnya.
Amien dan Gus Dur juga menyesalkan banyak sumber daya alam Indonesia, seperti minyak dan gas, yang seharusnya menjadi berkah, malah menjadi kutukan.
"Seharusnya bisa mengubah menjadi oil blessing untuk bangsa. Ini karena pengelolaannya tidak pro rakyat," tandas dia. (nwk/nrl)
Pertemuan dua tokoh itu terjadi dalam diskusi tertutup bersama Rizal Ramli di Hotel Bumikarsa Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 2 Juli 2008.
Menurut salah satu orang yang hadir dalam diskusi itu, kedua tokoh itu berbicara intens setelah Rizal Ramli meninggalkan lokasi.
Selain membicarakan tentang kenaikan harga BBM, dua orang itu juga diharapkan akur kembali. Kendati kedua orang itu tidak membahas sampai Pemilu 2009.
"Belum sampai ke situ (Pemilu 2009). Teman-teman berharap bahwa tokoh-tokoh itu bisa berkumpul kembali. Insya Allah disambut, nanti biar teman-teman yang merajutnya. Peluang ada," ujar sumber detikcom yang enggan disebutkan namanya itu pada Selasa (1/7/2008) malam.
Selain itu, Amien dan Gus Dur, imbuh dia, menyesalkan tindakan represif aparat terhadap demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, karena demonstrasi di alam demokrasi adalah hak dasar warga negara.
"Kedua, bagaimana menjaga kemurnian dan kelangsungan hak angket BBM ini, sehingga bisa menghasilkan manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat kita," imbuhnya.
Amien dan Gus Dur juga menyesalkan banyak sumber daya alam Indonesia, seperti minyak dan gas, yang seharusnya menjadi berkah, malah menjadi kutukan.
"Seharusnya bisa mengubah menjadi oil blessing untuk bangsa. Ini karena pengelolaannya tidak pro rakyat," tandas dia. (nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
