detikcom
Minggu, 29/06/2008 19:31 WIB

Lanud Iswahyudi Bersiap Sambut Jenazah Mayor Susika

Laoskito Ahdiyono - detikNews
Magetan - Lanud Iswahyudi Maospati, Magetan, Jawa Timur telah bersiap menyambut kedatangan jenazah Mayor Susika Murdayanti. 250 personil pasukan khusus skuadron 463 telah disiagakan.

"Kita sudah bersiap dalam beberapa hari terakhir. 150 personil disiagakan di Lanud Iswayudi Maospati dan 150 anggota di rumah duka," kata Kepala Urusan Penerangan Umum dan Perpustakaan Lanud Iswayudi Maospati Mayor Suyono.

Hal itu disampaikan Suyono kepada wartawan di Lanud Iswahyudi Maospati, Minggu, (29/6/2008).

Suyono mengatakan, setelah tiba di Magetan, jenazah perempuan yang menjabat sebagai Kasi Inderaja itu langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sidorejo, Kecamatan Kedung Adem, Bojonegoro. Perjalanan darat sejauh 90 km itu akan ditempuh dengan ambulans.

"Kemungkinan akan langsung dimakamkan," katanya.

Suyono juga mengatakan, perjalanan darat jenazah Mayor Susika akan terhambat karena kondisi jalan dari Ngawi hingga Bojonegoro rusak parah. Kemungkinan, waktu yang dibutuhkan akan lebih lama.

Jenazah Mayor Susika akan dilepas dengan upacara militer di Lanus Iswayudi Maospati dengan inspektur upacara Kolonel (Pnb) Tatang Herliansyah. Sementara upacara saat pemakaman akan dipimpin oleh Dan Lanud Iswahyudi Maospati Marsekal Pertama Dede Rusamsi.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ken/Ari)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%