detikcom
Rabu, 25/06/2008 20:05 WIB

Istri Dipecat dari Polisi karena Selingkuh, Dody Tak Ingin Cerai

Bagus Kurniawan - detikNews
Jakarta - Dody Maris Hendrawan merasa puas. Dia setuju dengan sanksi yang diberikan kepada istrinya, AKP Rahmawati Wulansari. Istrinya yang menjabat Kapolsek dipecat dari Polri gara-gara selingkuh dengan polisi yang juga menjabat Kapolsek. Dody tak menceraikan istrinya.

"Saya lega setelah ada putusan dari Ankum Polres Sleman ini," kata Dody kepada wartawan seusai menghadiri sidang di Mapolres Sleman jl Magelang Km 15 Sleman, Rabu (25/6/2008).

AKP Rahmawati Wulansari, mantan Kapolsek Sleman, dan AKP Adib Rojikan, mantan Kapolsek Mlati dipecat dari Polri karena kasus perselingkuhan. Keduanya diberhentikan dengan tidak hormat (dipecat) berdasarkan putusan sidang komite kode etik.

Menurut Dody, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian masih bisa diharapkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Termasuk di antaranya menegakkan aturan yang berlaku baik secara umum maupun internal organisasi.

"Saya ucapkan terima kasih untuk Kapolri, Kapolda dan Kapolres Sleman, saya senang bangga dengan keputusan yang diambil ini. Selamat hari Bhayangkara," ujar dia.

Setelah istrinya dipecat dari kepolisian, dia mengharapkan istri bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik dan membesarkan anak-anaknya. Keputusan itu telah membuka jalan sebagai upaya untuk menyatukan kembali rumah tangganya.

Sebab Dody tetap bertahan dengan keinginannya untuk tetap mempertahankan rumah tangga demi anak dengan catatan Wulansari sudah tidak lagi menjadi anggota polisi. Dia tidak ingin menceraikan istrinya.

"Saya berharap dia tidak mengajukan banding kepada atasan ankum. Karena yang diputuskan oleh ankum sudah sesuai dengan apa yang dikehendakinya. Saya harap tidak ada banding, biar yang berlalu ya sudah," pungkas Dody.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bgs/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%