detikcom
Rabu, 25/06/2008 15:39 WIB

Jebol Plafon Ruang Tahanan, 8 Napi Kabur dari LP Serang

Alamsyah - detikNews
Banten - 8 Narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Serang, Banten, melarikan diri. Mereka kabur dengan cara menjebol plafon ruang tahanan yang tidak berteralis.

Para napi ini diperkirakan kabur dari ruangannya di blok D kamar 12 antara pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB, Rabu (25/6/2008).

"Saat seorang napi yang bertugas memberikan makan pagi akan membangunkan mereka pukul 04.25 WIB, ruang tahanan napi-napi itu sudah kosong," kata Kepala Kanwil Depkum dan HAM Banten, Sutarmanto di kantornya, Jl Brigjen Ki Sam'un, Kota Serang.

Sutarmanto menjelaskan, para napi tersebut kabur dengan cara menjebol langit-langit ruang tahanan. Selanjutnya mereka membuka genting dan melompat ke lorong antara bangunan tahanan dan tembok LP. Para napi ini kemudian menuju Pos III di belakang LP yang kosong tanpa penjaga.

"Mereka kemudian memanjat pagar LP setinggi 5 meter dengan menggunakan beberapa sarung yang dirangkai menjadi satu," tutur Sutarmanto.

Kedelapan napi yang melarikan diri itu adalah Qodar (46) kasus pembunuhan, Rahmat Latif (31) kasus penipuan, Sariman alias Tuyul (33) kasus pencurian, M Hatta (21) kasus pencurian, Syaiful Huda alias Yudha (37) kasus pencurian, Arif Arifin (31) kasus perampokan, Hendi (23) kasus penipuan, Arifin alias Ipin (37) kasus pencurian.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Polres Serang untuk membekuk kembali para napi tersebut. Polisi juga sudah melakukan olah TKP," ungkap Sutarmanto.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(djo/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%