detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 25/06/2008 15:39 WIB

Jebol Plafon Ruang Tahanan, 8 Napi Kabur dari LP Serang

Alamsyah - detikNews
Banten - 8 Narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Serang, Banten, melarikan diri. Mereka kabur dengan cara menjebol plafon ruang tahanan yang tidak berteralis.

Para napi ini diperkirakan kabur dari ruangannya di blok D kamar 12 antara pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB, Rabu (25/6/2008).

"Saat seorang napi yang bertugas memberikan makan pagi akan membangunkan mereka pukul 04.25 WIB, ruang tahanan napi-napi itu sudah kosong," kata Kepala Kanwil Depkum dan HAM Banten, Sutarmanto di kantornya, Jl Brigjen Ki Sam'un, Kota Serang.

Sutarmanto menjelaskan, para napi tersebut kabur dengan cara menjebol langit-langit ruang tahanan. Selanjutnya mereka membuka genting dan melompat ke lorong antara bangunan tahanan dan tembok LP. Para napi ini kemudian menuju Pos III di belakang LP yang kosong tanpa penjaga.

"Mereka kemudian memanjat pagar LP setinggi 5 meter dengan menggunakan beberapa sarung yang dirangkai menjadi satu," tutur Sutarmanto.

Kedelapan napi yang melarikan diri itu adalah Qodar (46) kasus pembunuhan, Rahmat Latif (31) kasus penipuan, Sariman alias Tuyul (33) kasus pencurian, M Hatta (21) kasus pencurian, Syaiful Huda alias Yudha (37) kasus pencurian, Arif Arifin (31) kasus perampokan, Hendi (23) kasus penipuan, Arifin alias Ipin (37) kasus pencurian.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Polres Serang untuk membekuk kembali para napi tersebut. Polisi juga sudah melakukan olah TKP," ungkap Sutarmanto.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(djo/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close