Maret 2007, Bandara Semarang & Solo Tak Laik Didarati
Senin, 23/06/2008 18:00 WIB
Sydney
Saat kecelakaan Garuda pada Maret 2007 terjadi, bukan hanya Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, yang izinnya telah habis. Perusahaan Flight Safety dari Australia menemukan, Bandara Adi Sumarno (Solo) dan Bandara Ahmad Yani (Semarang) juga telah habis izinnya.
"Ketika kami mengecek ke 3 bandara itu, kami menemukan bahwa izin, sertifikat operasi bandara, telah diterbitkan untuk 5 tahun namun tunduk pada 5 syarat dan syarat-syarat ini harus dipenuhi dalam 12 bulan," kata Colin Weir, pemilik Flight Safety, seperti dilansir Reuters, Senin (23/6/2008).
Awalnya perusahaan Weir diminta oleh seorang kliennya untuk mengaudit Garuda setelah kecelakaan yang menewaskan 21 orang itu. Audit terhadap Garuda itu berlanjut ke audit 3 bandara itu. Saat itulah, Flight Safety menemukan, syarat perbaikan 12 bulan itu tak dilaksanakan ketiga bandara itu.
"Tak ada satupun dari 5 syarat itu dikerjakan dalam 12 bulan dan periode itu telah habis sejak 1 Agustus 2006. Ketika kecelakaan Garuda terjadi, syarat-syarat itu tak terpenuhi sehingga izin kelaikan tak berlaku lagi," tambah Weir.
Flight Safety kemudian memberitahu Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, Biro Keamanan Transportasi Australia dan Direktorat Keselamatan Penerbangan Indonesia.
"Kami lalu diberitahu Direktur Keselamatan Penerbangan Indonesia bahwa kekurangan itu telah diperbaiki, namun kami kembali melakukan audit ulang hanya untuk menemukan tak ada perubahan di Solo dan Yogyakarta," lanjut Weir.
"Mungkin mereka telah mengubah syarat-syarat untuk membuatnya sah, namun saat kecelakaan terjadi, laporan audit menyatakan bahwa apa yang kami bilang 100 persen benar," tegas Weir. (aba/fay)
"Ketika kami mengecek ke 3 bandara itu, kami menemukan bahwa izin, sertifikat operasi bandara, telah diterbitkan untuk 5 tahun namun tunduk pada 5 syarat dan syarat-syarat ini harus dipenuhi dalam 12 bulan," kata Colin Weir, pemilik Flight Safety, seperti dilansir Reuters, Senin (23/6/2008).
Awalnya perusahaan Weir diminta oleh seorang kliennya untuk mengaudit Garuda setelah kecelakaan yang menewaskan 21 orang itu. Audit terhadap Garuda itu berlanjut ke audit 3 bandara itu. Saat itulah, Flight Safety menemukan, syarat perbaikan 12 bulan itu tak dilaksanakan ketiga bandara itu.
"Tak ada satupun dari 5 syarat itu dikerjakan dalam 12 bulan dan periode itu telah habis sejak 1 Agustus 2006. Ketika kecelakaan Garuda terjadi, syarat-syarat itu tak terpenuhi sehingga izin kelaikan tak berlaku lagi," tambah Weir.
Flight Safety kemudian memberitahu Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, Biro Keamanan Transportasi Australia dan Direktorat Keselamatan Penerbangan Indonesia.
"Kami lalu diberitahu Direktur Keselamatan Penerbangan Indonesia bahwa kekurangan itu telah diperbaiki, namun kami kembali melakukan audit ulang hanya untuk menemukan tak ada perubahan di Solo dan Yogyakarta," lanjut Weir.
"Mungkin mereka telah mengubah syarat-syarat untuk membuatnya sah, namun saat kecelakaan terjadi, laporan audit menyatakan bahwa apa yang kami bilang 100 persen benar," tegas Weir. (aba/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
