Laporan dari Beograd
Batik Diminati Masyarakat Serbia
Sabtu, 21/06/2008 13:48 WIB
Pesona batik di Serbia (Foto: KBRI Beograd)
Beograd
Popularitas batik mulai mantap di Serbia. Tak kurang Puteri Karadjordjevic, keluarga pewaris tahta terakhir Kerajaan Serbia, ikut menaruh perhatian pada tekstil khas Indonesia itu.
Puteri Karadjordjevic secara khusus menghadiri presentasi dan demonstrasi 'Bagaimana Membuat Batik' yang diselenggarakan KBRI Beograd di Wisma Duta, dengan instruktur batik dari Indonesia. Selain Karadjordjevic juga terdapat para tokoh wanita Beograd dan International Women’s Club.
Pada kesempatan itu Puteri Karadjordjevic ikut mempraktikkan cara membatik dengan alat canthing bersama para undangan lain. Keturunan Dinasti Karadjordje sebelum ditumbangkan komunis (1945), itu merasa sangat senang dengan pengalaman barunya tersebut.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan patut dilanjutkan," ujar Karadjordjevic, seperti dituturkan Korfungsi Pensosbud Ance Maylany kepada detikcom, Jumat petang atau Sabtu (21/6/2008) WIB.
Karadjordjevic dan para tamu undangan lain terlihat antusias menikmati membatik dan bahkan mencoba berkali-kali untuk mendapat hasil batik yang baik. Di ujung acara yang berlangsung pada 18/6/2008 itu, mereka menyampaikan apresiasi tinggi bahwa batik ternyata merupakan warisan budaya tinggi yang perlu dilestarikan.
Kegiatan kedua promosi batik dilaksanakan di Museum Etnografi Beograd, 19/6/2008, dan terbuka untuk umum. Di sini berjubel para dosen dan mahasiswa dari Fakultas Disain dan Seni Universitas Beograd, Perkumpulan Pelukis Serbia, Perkumpulan Seni Modern Serbia serta kalangan media. Mereka ternyata menaruh minat besar pada tekstil Indonesia yang awalnya berakar dari keraton sebagai busana keluarga raja.
Totalnya sekitar 100 orang memadati ruangan museum untuk mendapatkan kesempatan belajar langsung tehnik melukis motif dan proses pewarnaan batik. Mereka takjub dengan proses dan alat-alat batik yang begitu sederhana, namun bisa menghasilkan tekstil yang begitu indah dan rumit.
Selain itu waktu yang diperlukan dan filosofi dari motif-motif batik membawa mereka pada kesadaran baru bahwa batik -dalam hal ini batik tulis, red- ternyata bukan tekstil biasa, namun karya seni nan agung.
Kegiatan promosi kebudayaan melalui batik ini dimaksudkan untuk memperluas pemahaman masyarakat Serbia mengenai batik dan posisinya sebagai tekstil khas Indonesia. Selanjutnya diharapkan kegiatan ini dapat mempererat kerjasama dan saling pengertian kedua negara.
(es/es)
Puteri Karadjordjevic secara khusus menghadiri presentasi dan demonstrasi 'Bagaimana Membuat Batik' yang diselenggarakan KBRI Beograd di Wisma Duta, dengan instruktur batik dari Indonesia. Selain Karadjordjevic juga terdapat para tokoh wanita Beograd dan International Women’s Club.
Pada kesempatan itu Puteri Karadjordjevic ikut mempraktikkan cara membatik dengan alat canthing bersama para undangan lain. Keturunan Dinasti Karadjordje sebelum ditumbangkan komunis (1945), itu merasa sangat senang dengan pengalaman barunya tersebut.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan patut dilanjutkan," ujar Karadjordjevic, seperti dituturkan Korfungsi Pensosbud Ance Maylany kepada detikcom, Jumat petang atau Sabtu (21/6/2008) WIB.
Karadjordjevic dan para tamu undangan lain terlihat antusias menikmati membatik dan bahkan mencoba berkali-kali untuk mendapat hasil batik yang baik. Di ujung acara yang berlangsung pada 18/6/2008 itu, mereka menyampaikan apresiasi tinggi bahwa batik ternyata merupakan warisan budaya tinggi yang perlu dilestarikan.
Kegiatan kedua promosi batik dilaksanakan di Museum Etnografi Beograd, 19/6/2008, dan terbuka untuk umum. Di sini berjubel para dosen dan mahasiswa dari Fakultas Disain dan Seni Universitas Beograd, Perkumpulan Pelukis Serbia, Perkumpulan Seni Modern Serbia serta kalangan media. Mereka ternyata menaruh minat besar pada tekstil Indonesia yang awalnya berakar dari keraton sebagai busana keluarga raja.
Totalnya sekitar 100 orang memadati ruangan museum untuk mendapatkan kesempatan belajar langsung tehnik melukis motif dan proses pewarnaan batik. Mereka takjub dengan proses dan alat-alat batik yang begitu sederhana, namun bisa menghasilkan tekstil yang begitu indah dan rumit.
Selain itu waktu yang diperlukan dan filosofi dari motif-motif batik membawa mereka pada kesadaran baru bahwa batik -dalam hal ini batik tulis, red- ternyata bukan tekstil biasa, namun karya seni nan agung.
Kegiatan promosi kebudayaan melalui batik ini dimaksudkan untuk memperluas pemahaman masyarakat Serbia mengenai batik dan posisinya sebagai tekstil khas Indonesia. Selanjutnya diharapkan kegiatan ini dapat mempererat kerjasama dan saling pengertian kedua negara.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
