Ribuan Panda RRC Kehilangan Habitatnya
Jumat, 13/06/2008 22:41 WIB
Jakarta
Masih ingat gempa besar RRC yang menewaskan ribuan orang akhir bulan lalu?
Ternyata, tidak hanya manusia yang kehilangan tempat tinggal.
Di propinsi Sichuan, panda-panda yang masih hidup bebas di alam ikut bersedih. Sebab, rumah mereka ikut rusak dihantam gempa besar itu.
"Gempa besar-besaran telah merusak hutan dalam skala yang luas. Itu sangat
mengancam habitat panda di alam bebas," kata Yan Xun, staff ahli Badan
Administrasi Kehutanan China seperti dikutip dari AFP, Jumat (13/6/2008).
Sichuan yang merupakan provinsi dengan relief berbukit dan bergunung-gunung, terdapat hutan yang menjadi tempat tinggal panda.
Panda-panda itu, terbiasa hidup di gua ataupun lubang pohon.
Saat gempa terjadi, gua dan lubang pohon ikut rusak. Parahnya, bambu yang menjadi santapan sehari-hari ikut rusak.
"Banyak gua dan lubang pohon dimana panda tinggal ikut rusak, air ikut
kotor dan bambu tertimbun atau porak-poranda. Lingkungan tempat tinggalnya
benar-benar rusak," imbuh Yan Xun.
Menurut data dari badan tersebut, jumlah panda yang terancam habitatnya
mencapai 1.400 ekor. Jumlah itu merupakan 88 persen dari populasi panda di
negeri itu. (Ari/ken)
Ternyata, tidak hanya manusia yang kehilangan tempat tinggal.
Di propinsi Sichuan, panda-panda yang masih hidup bebas di alam ikut bersedih. Sebab, rumah mereka ikut rusak dihantam gempa besar itu.
"Gempa besar-besaran telah merusak hutan dalam skala yang luas. Itu sangat
mengancam habitat panda di alam bebas," kata Yan Xun, staff ahli Badan
Administrasi Kehutanan China seperti dikutip dari AFP, Jumat (13/6/2008).
Sichuan yang merupakan provinsi dengan relief berbukit dan bergunung-gunung, terdapat hutan yang menjadi tempat tinggal panda.
Panda-panda itu, terbiasa hidup di gua ataupun lubang pohon.
Saat gempa terjadi, gua dan lubang pohon ikut rusak. Parahnya, bambu yang menjadi santapan sehari-hari ikut rusak.
"Banyak gua dan lubang pohon dimana panda tinggal ikut rusak, air ikut
kotor dan bambu tertimbun atau porak-poranda. Lingkungan tempat tinggalnya
benar-benar rusak," imbuh Yan Xun.
Menurut data dari badan tersebut, jumlah panda yang terancam habitatnya
mencapai 1.400 ekor. Jumlah itu merupakan 88 persen dari populasi panda di
negeri itu. (Ari/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
