Salah Terjemah di Jumpa Pers SBY - Kevin Rudd Gara-gara Dino Sakit
Jumat, 13/06/2008 14:05 WIB
Jakarta
Jumpa pers bersama antara Presiden SBY dengan PM Australia Kevin Rudd sempat diwarnai insiden kecil. Penerjemah Istana yang menggantikan Jubir Kepresidenan Dino Patidjalal salah menerjemahkan ucapan SBY. Duh...
Biasanya, Dino pasti akan menemani SBY jika ada pertemuan dengan tamu negara dari luar negeri. Namun Jumat (13/6/2008) ini, Dino tidak terlihat ada di lingkungan Istana. Menurut salah seorang stafnya, Dino tidak masuk karena terkena demam berdarah. Dan peran Dino yang biasa mengalihbahasakan ucapan SBY digantikan penerjemah Istana.
Kesalahan pertama, SBY menjelaskan panjang lebar tentang peningkatan kerjasama RI-Australia di bidang keamanan dan keamanan. Namun penerjemah yang mengalihbahasakannya ke bahasa Inggris hanya menyebut kerjasama di bidang militer, tanpa menyebut kepolisian.
Presiden SBY pun spontan menambahkannya. "And also police cooperation," kata SBY di depan wartawan Australia yang dibawa Kevin Rudd, di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Rupanya, koreksi SBY ini malah membuat si penerjemah semakin grogi. Efeknya, lagi-lagi dia keliru menerjemahkan ucapan SBY mengenai kebijakan travel warning Australia yang belum juga dicabut. Eh, oleh si penerjemah disampaikan bahwa RI meminta agar Australia mencabut kebijakan yang telah diterapkan sejak 2002 itu.
SBY sontak menengok ke arah penerjemah tersebut. Tidak ada sepatah kata keluar dari mulut SBY, seperti mengoreksi ucapan si penerjemah sebelumnya.
Mungkin kesalahan itu tidak menjadi masalah buat PM Rudd yang mengerti dan lancar berbahasa Indonesia. Ini terlihat ketika PM Rudd dengan fasihnya berpidato dalam bahasa Indonesia.
Namun untuk media Australia yang tidak berbahasa Indonesia, tentu akan menimbulkan masalah. Karenanya, usai sesi jumpa pers Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng menyampaikan klarifikasi pada wartawan Australia.
"Presiden tidak bicara begitu. Presiden menyampaikan RI mengerti kebijakan itu adalah bagian tanggung jawab pemerintah Australia pada warganya," terang Andi meralat terjemahan si penerjemah.
(lh/ana)
Biasanya, Dino pasti akan menemani SBY jika ada pertemuan dengan tamu negara dari luar negeri. Namun Jumat (13/6/2008) ini, Dino tidak terlihat ada di lingkungan Istana. Menurut salah seorang stafnya, Dino tidak masuk karena terkena demam berdarah. Dan peran Dino yang biasa mengalihbahasakan ucapan SBY digantikan penerjemah Istana.
Kesalahan pertama, SBY menjelaskan panjang lebar tentang peningkatan kerjasama RI-Australia di bidang keamanan dan keamanan. Namun penerjemah yang mengalihbahasakannya ke bahasa Inggris hanya menyebut kerjasama di bidang militer, tanpa menyebut kepolisian.
Presiden SBY pun spontan menambahkannya. "And also police cooperation," kata SBY di depan wartawan Australia yang dibawa Kevin Rudd, di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Rupanya, koreksi SBY ini malah membuat si penerjemah semakin grogi. Efeknya, lagi-lagi dia keliru menerjemahkan ucapan SBY mengenai kebijakan travel warning Australia yang belum juga dicabut. Eh, oleh si penerjemah disampaikan bahwa RI meminta agar Australia mencabut kebijakan yang telah diterapkan sejak 2002 itu.
SBY sontak menengok ke arah penerjemah tersebut. Tidak ada sepatah kata keluar dari mulut SBY, seperti mengoreksi ucapan si penerjemah sebelumnya.
Mungkin kesalahan itu tidak menjadi masalah buat PM Rudd yang mengerti dan lancar berbahasa Indonesia. Ini terlihat ketika PM Rudd dengan fasihnya berpidato dalam bahasa Indonesia.
Namun untuk media Australia yang tidak berbahasa Indonesia, tentu akan menimbulkan masalah. Karenanya, usai sesi jumpa pers Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng menyampaikan klarifikasi pada wartawan Australia.
"Presiden tidak bicara begitu. Presiden menyampaikan RI mengerti kebijakan itu adalah bagian tanggung jawab pemerintah Australia pada warganya," terang Andi meralat terjemahan si penerjemah.
(lh/ana)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
