Busyet! Dokumen Rahasia Inggris Tertinggal di Kereta
Kamis, 12/06/2008 12:25 WIB
London
Pemerintah Inggris malu besar. Gara-garanya, seorang pejabat senior intelijen Inggris tanpa sengaja telah meninggalkan dokumen rahasia di kereta api!
Seorang penumpang KA menemukan folder berwarna oranye itu dan menyerahkannya ke kantor lokal media BBC. Berkas tersebut berisi dokumen top secret mengenai Irak dan al Qaeda.
Pihak Cabinet Office, departemen pemerintah pusat yang mendukung pekerjaan Perdana Menteri (PM) Gordon Brown mengakui insiden itu.
"Dokumen tersebut rahasia. Itu milik seorang pejabat senior intelijen yang bekerja di Cabinet Office. Dokumen itu hilang di kereta," kata juru bicara Cabinet Office seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (12/6/2008).
Koresponden Keamanan BBC Frank Gardner ditelepon oleh penumpang KA tersebut untuk melihat dokumen tersebut. "Begitu saya lihat 'UK Top Secret', saya berpikir: 'Wow. Ini penting," katanya.
"Dokumen itu ditandai dengan top secret. Itu mengungkapkan apa yang diketahui pemerintah tentang kemampuan al Qaeda, dan jauh lebih penting, kelemahan-kelemahannya," imbuh Gardner.
Sumber pemerintah mencetuskan, insiden ini memalukan bagi pemerintah Inggris. Namun tidak membahayakan keamanan Inggris.
Namun insiden ini akan menambah malu PM Brown. Sebab insiden serupa telah beberapa kali terjadi. Salah satunya pada Januari lalu, Kementerian Pertahanan melapor telah kehilangan sebuah laptop berisi data pribadi 600.000 orang yang direkrut. (ita/nrl)
Seorang penumpang KA menemukan folder berwarna oranye itu dan menyerahkannya ke kantor lokal media BBC. Berkas tersebut berisi dokumen top secret mengenai Irak dan al Qaeda.
Pihak Cabinet Office, departemen pemerintah pusat yang mendukung pekerjaan Perdana Menteri (PM) Gordon Brown mengakui insiden itu.
"Dokumen tersebut rahasia. Itu milik seorang pejabat senior intelijen yang bekerja di Cabinet Office. Dokumen itu hilang di kereta," kata juru bicara Cabinet Office seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (12/6/2008).
Koresponden Keamanan BBC Frank Gardner ditelepon oleh penumpang KA tersebut untuk melihat dokumen tersebut. "Begitu saya lihat 'UK Top Secret', saya berpikir: 'Wow. Ini penting," katanya.
"Dokumen itu ditandai dengan top secret. Itu mengungkapkan apa yang diketahui pemerintah tentang kemampuan al Qaeda, dan jauh lebih penting, kelemahan-kelemahannya," imbuh Gardner.
Sumber pemerintah mencetuskan, insiden ini memalukan bagi pemerintah Inggris. Namun tidak membahayakan keamanan Inggris.
Namun insiden ini akan menambah malu PM Brown. Sebab insiden serupa telah beberapa kali terjadi. Salah satunya pada Januari lalu, Kementerian Pertahanan melapor telah kehilangan sebuah laptop berisi data pribadi 600.000 orang yang direkrut. (ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
