detikcom

Eks Kepala Divisi Korporasi BNI 46 Ditahan Kejagung

Anwar Khumaini - detikNews
Selasa, 03/06/2008 21:12 WIB
Jakarta Mantan Kepala Divisi Korporasi BNI 46 Muhammad Asrof ditahan di Rutan Kejaksaan Agung setelah diperiksa kurang lebih 9 jam. Asrof merupakan tersangka kasus korupsi pembelian dan pemberian kredit kepada PT Industri Baja Garuda oleh BNI 46 yang diduga merugikan negara Rp 299 miliar

"Yang lain juga ditahan. Masa dia nggak. Apalagi kerugian negara nggak kembali," ujar Jampidsus Marwan Effendy di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2008).

Menurut Marwan, tersangka yang lain yakni Retno tidak ditahan karena saat ini sedang sakit. "Beliau baru saja operasi kista dan ginjal. Ini soal kemanusiaan. Kehadirannya di persidangan kan lebih penting dari pada dia ditahan," ujar Marwan.

Sementara itu pengacara tersangka, Teuku Nasrullah, menyayangkan penahanan kliennya. Apalagi kondisi kliennya sedang sakit. "Beliau sekarang lagi sakit karena faktor umur. Kemarin saja baru dirawat di rumah sakit," kata dia.

Menurut Nasrullah, dia tidak menemukan adanya alasan yang urgent untuk dilakukan penahanan. "Sedih sih. Saya tidak menemukan apa kasusnya. Ini bukan masalah kredit macet, tapi masalah perjanjian kredit," imbuh dia.

Mengenai penangguhan penahanan, Nasrullah sudah mengajukannya berkali-kali meskipun kliennya waktu itu belum ditahan. Namun penyidik tidak mengindahkannya.

"Yang jelas tidak ada urgensi dilakukannya penahanan," pungkas dia.

Kasus ini bermula pada tahun 2001. Saat itu BNI 46 berencana membeli aset kredit PT IBG yang berada di Medan dari BPPN. Namun hal itu dilakukan dengan melanggar prosedur sebagaimana yang berlaku di BNI.

Parahnya lagi, hasil pembelian dijadikan fasilitas kredit pada IBG. Mereka juga memberi kredit modal kerja (KMK) sebesar Rp 50 miliar kepada PT IBG yang akhirnya macet. (mly/mly)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini