detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 31/05/2008 15:52 WIB

PAN Siapkan 10 Jurus Dewa Mabuk di Pemilu 2009

Irawulan - detikNews
Surabaya - Rakernas III PAN di Surabaya telah ditutup secara resmi oleh Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir (SB). Dari Rakernas III ini, PAN bertekad meraih 100 kursi DPR dalam Pemilu 2009. Ada 10 jurus dewa mabuk yang disiapkan.

Di depan peserta rakernas, SB menyatakan PAN sudah menyiapkan berbagai program untuk memenangkan partai yang dia pimpin. Dan kata SB, untuk merealisasikan target 100 kursi di Senayan dan 15 persen suara di DPRD, berpulang kepada masing-masing pengurus wilayah dan daerah.

"Program kerja partai sudah kita ubah. Dulu masih dari DPP, tapi sekarang kembali kearifan lokal," kata dia kepada wartawan seusai penutupan Rakernas III PAN di Hotel JW Marriott, Surabaya, Sabtu (31/5/2008).

Oleh sebab itu, tambah pria asal Pekalongan Jawa Tengah ini, kader PAN harus berpikir positif dan menggunakan paradigma pikiran out of the box.

"Gunakan jurus dewa mabuk. Jurus mabuk pertama sudah digunakan di Semarang dengan mengumpulkan suara terbanyak dan jurus mabuk seri kedua dengan iklan politic marketing sekarang. Nanti akan ada jurus dewa mabuk hingga seri ke sepuluh pada saat kader PAN memimpin bangsa Indonesia," kata dia.

Selanjutnya, SB mencontohkan kasus di Banyuwangi. PAN di daerah ujung Jawa Timur itu tidak mempunyai kursi. Namun pihaknya mendorong pengurus setempat untuk mencari tokoh lokal yang bisa menarik simpati masyarakat. Karena PAN saat ini sudah berubah dan menggunakan paradigma baru.

"Sekarang itu fenomena PAN. PAN sekarang mampu meraih kemenangan di pilkada, ada 21 kepala daerah berhasil," ujarnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bdh/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%