Kasus Bunuh Diri Tentara AS Capai Rekor Tertinggi
Jumat, 30/05/2008 12:14 WIB
Washington
Kasus bunuh diri yang dilakukan tentara AS kian meningkat. Bahkan selama tahun 2007, tercatat 115 prajurit yang masih aktif bertugas tewas karena bunuh diri. Ini merupakan angka tertinggi dalam setahun sejak militer AS mulai mencatat kasus bunuh diri tentara pada tahun 1980.
Selama tahun 2007, angka bunuh diri mencapai 18,8 persen per 100 ribu tentara. Sedangkan tahun 2006, tingkat bunuh diri mencapai 17,3 persen per 100 ribu tentara. Tahun 2005, angkanya berkisar 12,8 persen dan 10,8 persen pada tahun 2004.
"Ini angka tertinggi sejak militer mulai melakukan pencatatan," kata Kolonel Thomas Languirand mengenai angka bunuh diri tahun 2007.
Tahun ini saja sudah tercatat 38 kasus bunuh diri dan 12 kasus lainnya yang masih diduga bunuh diri. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/5/2008).
Dalam laporannya, militer mengungkapkan bahwa separuh dari tentara yang bunuh diri baru saja mengalami kegagalan hubungan percintaan.
Menurut militer AS, perilaku bunuh diri secara signifikan lebih banyak ditemui pada prajurit muda atau yang belum menikah.
Pejabat-pejabat militer AS mengakui, penempatan ke medan tempur dalam jangka waktu lama merupakan sumber utama stress dalam kehidupan tentara.
Dari 115 prajurit yang bunuh diri selama 2007, 43 persen di antaranya bunuh diri usai penempatan ke zona perang. Sebanyak 31 persen di antaranya mengakhiri hidup mereka saat sedang ditempatkan di sebuah negara. Dan 26 persen di antaranya merupakan prajurit yang belum pernah dikirimkan ke medan tempur.
(ita/nrl)
Selama tahun 2007, angka bunuh diri mencapai 18,8 persen per 100 ribu tentara. Sedangkan tahun 2006, tingkat bunuh diri mencapai 17,3 persen per 100 ribu tentara. Tahun 2005, angkanya berkisar 12,8 persen dan 10,8 persen pada tahun 2004.
"Ini angka tertinggi sejak militer mulai melakukan pencatatan," kata Kolonel Thomas Languirand mengenai angka bunuh diri tahun 2007.
Tahun ini saja sudah tercatat 38 kasus bunuh diri dan 12 kasus lainnya yang masih diduga bunuh diri. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/5/2008).
Dalam laporannya, militer mengungkapkan bahwa separuh dari tentara yang bunuh diri baru saja mengalami kegagalan hubungan percintaan.
Menurut militer AS, perilaku bunuh diri secara signifikan lebih banyak ditemui pada prajurit muda atau yang belum menikah.
Pejabat-pejabat militer AS mengakui, penempatan ke medan tempur dalam jangka waktu lama merupakan sumber utama stress dalam kehidupan tentara.
Dari 115 prajurit yang bunuh diri selama 2007, 43 persen di antaranya bunuh diri usai penempatan ke zona perang. Sebanyak 31 persen di antaranya mengakhiri hidup mereka saat sedang ditempatkan di sebuah negara. Dan 26 persen di antaranya merupakan prajurit yang belum pernah dikirimkan ke medan tempur.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
