AS Bantu RI Buat Universitas Pertahanan Nasional
Kamis, 29/05/2008 18:14 WIB
Jakarta
Kedatangan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Admiral Mike G Mullen tidak membicarakan masalah bantuan. Namun AS berniat membantu Indonesia membangun Universitas Pertahanan Nasional.
"Tidak ada bantuan yang bisa ditawarkan. Bantuan masih tetap soal tujuh buah radar yang ada di Makassar. Tapi mereka ingin membantu mempersiapkan pembangunan Universitas Pertahanan Nasional," kata Menhan Juwono Sudarsono yang dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (29/5/2008).
Tawaran tersebut, lanjut Juwono, akan disinkronkan dengan bantuan dari pemerintah Inggris dan Australia. Sebab, baru kedua negara tersebut yang baru menawarkan bantuan pembangunan universitas tersebut.
"Rencananya pertengahan tahun depan sudah selesai, tapi persiapan sudah dimulai tahun ini, pertengahan tahun depan mulai diluncurkan," jelasnya.
Menurut Juwono, untuk tenaga pengajar atau dosen yang akan bekerja di Universitas Pertahanan Negara ini akan didatangkan dari Universitas di Washington. "Kita akan datangkan staff pengajar dari Universitas Washington, bulan depan untuk persiapan," ujarnya.
Sementara pertemuannya dengan Mike G Mullen sendiri, Juwono mengatakan, akan membicarakan kesiapan kerjasama pertahanan, terutama program pendidikan dan latihan. Mereka juga membicakan kelanjutan kerjasama pengamanan maritim, seperti di perairan Selat Malaka dan jalur pelayaran untuk Asia Tenggara dan Asia Timur. (zal/fay)
"Tidak ada bantuan yang bisa ditawarkan. Bantuan masih tetap soal tujuh buah radar yang ada di Makassar. Tapi mereka ingin membantu mempersiapkan pembangunan Universitas Pertahanan Nasional," kata Menhan Juwono Sudarsono yang dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (29/5/2008).
Tawaran tersebut, lanjut Juwono, akan disinkronkan dengan bantuan dari pemerintah Inggris dan Australia. Sebab, baru kedua negara tersebut yang baru menawarkan bantuan pembangunan universitas tersebut.
"Rencananya pertengahan tahun depan sudah selesai, tapi persiapan sudah dimulai tahun ini, pertengahan tahun depan mulai diluncurkan," jelasnya.
Menurut Juwono, untuk tenaga pengajar atau dosen yang akan bekerja di Universitas Pertahanan Negara ini akan didatangkan dari Universitas di Washington. "Kita akan datangkan staff pengajar dari Universitas Washington, bulan depan untuk persiapan," ujarnya.
Sementara pertemuannya dengan Mike G Mullen sendiri, Juwono mengatakan, akan membicarakan kesiapan kerjasama pertahanan, terutama program pendidikan dan latihan. Mereka juga membicakan kelanjutan kerjasama pengamanan maritim, seperti di perairan Selat Malaka dan jalur pelayaran untuk Asia Tenggara dan Asia Timur. (zal/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
